Agustina Arumsari, Auditor Senior yang Kini Jadi Wakil Kepala BGN
Agustina Arumsari, Auditor Senior yang Kini Jadi Wakil Kepala BGN

Agustina Arumsari, Auditor Senior yang Kini Jadi Wakil Kepala BGN

Frankenstein45.Com – 03 Juni 2026 | Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, resmi menandatangani penunjukan Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menggantikan Lodewijk Pusung. Pengangkatan ini diumumkan oleh Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, dalam sebuah rapat koordinasi di Istana Negara, Jakarta.

Agustina Arumsari, lulusan Akuntansi dari Universitas Indonesia, telah mengabdi selama lebih dari satu dekade di bidang audit internal pemerintahan. Sebelum penunjukan ini, ia menjabat sebagai Auditor Senior di Kantor Akuntan Pemerintahan (KAP) dengan reputasi kuat dalam pengelolaan keuangan publik dan penjaminan kepatuhan regulasi.

Penunjukan Agustina mencerminkan upaya pemerintah untuk memperkuat tata kelola dan akuntabilitas di BGN, terutama dalam menghadapi tantangan gizi nasional yang semakin kompleks. BGN bertanggung jawab atas perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kebijakan gizi, termasuk program suplementasi, pemantauan status gizi, serta edukasi masyarakat.

  • Pengalaman audit: Memastikan transparansi penggunaan anggaran program gizi.
  • Manajemen risiko: Mengidentifikasi potensi kebocoran dana dan mengoptimalkan alokasi sumber daya.
  • Kolaborasi lintas sektor: Memperkuat sinergi antara Kementerian Kesehatan, Badan Pusat Statistik, dan lembaga donor internasional.

Dalam sambutannya, Agustina menekankan pentingnya data berbasis bukti untuk merumuskan kebijakan yang tepat sasaran. Ia berjanji akan meningkatkan sistem monitoring gizi, mempercepat pelaporan hasil program, serta memperluas kerja sama dengan akademisi dan organisasi non‑pemerintah.

Penunjukan ini juga diharapkan dapat menambah kepercayaan publik terhadap BGN, mengingat beberapa isu kebocoran dana dan ketidakefektifan program gizi yang pernah mengemuka dalam beberapa tahun terakhir. Dengan latar belakang audit yang kuat, Agustina diharapkan mampu menegakkan disiplin keuangan serta memastikan bahwa setiap rupiah yang dialokasikan untuk program gizi dapat memberikan dampak maksimal bagi masyarakat Indonesia.

Ke depan, BGN bersama tim kepemimpinan barunya akan menyiapkan roadmap lima tahun yang mencakup target penurunan stunting, peningkatan status gizi balita, serta penguatan kapasitas aparat gizi di tingkat provinsi dan kabupaten.