Bank Indonesia NTT Gandeng Dee Lestari Kembangkan Literasi Daerah
Bank Indonesia NTT Gandeng Dee Lestari Kembangkan Literasi Daerah

Bank Indonesia NTT Gandeng Dee Lestari Kembangkan Literasi Daerah

Frankenstein45.Com – 24 Mei 2026 | Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) di Nusa Tenggara Timur (NTT) baru-baru ini menandatangani kesepakatan kerja sama dengan penulis terkenal Indonesia, Dewi Lestari, yang lebih dikenal dengan nama Dee Lestari. Kerjasama ini bertujuan meningkatkan literasi budaya dan bahasa lokal di wilayah NTT melalui program-program edukatif yang memadukan keahlian sastra dengan kebijakan moneter.

Program utama yang dirancang meliputi beberapa kegiatan:

  • Penerbitan buku-buku anak dan remaja yang mengangkat cerita-cerita tradisional NTT dengan bahasa yang mudah dipahami.
  • Workshop menulis kreatif bagi guru dan siswa di sekolah-sekolah daerah, dipandu oleh Dee Lestari bersama tim pendidikan BI.
  • Penyediaan modul literasi digital yang dapat diakses melalui portal resmi BI NTT, untuk memperluas jangkauan pembelajaran di daerah terpencil.
  • Kampanye literasi melalui media sosial lokal, dengan konten visual dan audio yang menonjolkan nilai-nilai budaya setempat.

Dee Lestari menekankan pentingnya melestarikan bahasa dan cerita lokal sebagai identitas bangsa. “Setiap daerah memiliki harta karun cerita yang belum banyak dikenal. Melalui literasi, kita tidak hanya menumbuhkan kecintaan membaca, tapi juga menjaga warisan budaya yang berharga,” ujarnya dalam acara peluncuran.

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan BI NTT, Bapak Agus Setiawan, menyatakan bahwa peningkatan literasi berkontribusi pada stabilitas ekonomi jangka panjang. “Masyarakat yang literat lebih siap mengelola keuangan pribadi, memahami kebijakan moneter, dan berpartisipasi dalam pembangunan daerah,” katanya.

Program ini direncanakan berjalan selama dua tahun, dengan evaluasi setiap enam bulan untuk mengukur peningkatan tingkat literasi dan partisipasi masyarakat. Diharapkan, pada akhir periode, tingkat pembacaan buku di kalangan anak-anak NTT meningkat setidaknya 15 persen.

Kerjasama ini menjadi contoh sinergi antara lembaga keuangan dan dunia seni untuk menciptakan dampak sosial yang lebih luas, khususnya di wilayah yang masih menghadapi tantangan akses pendidikan.