Buford Bawa Pelita Jaya Kalahkan Dewa United di Laga Kedua Semifinal IBL 2026
Buford Bawa Pelita Jaya Kalahkan Dewa United di Laga Kedua Semifinal IBL 2026

Buford Bawa Pelita Jaya Kalahkan Dewa United di Laga Kedua Semifinal IBL 2026

Frankenstein45.Com – 09 Juni 2026 | Perrin Levon Buford, pemain asal Amerika Serikat yang bergabung dengan Pelita Jaya Jakarta, kembali menunjukkan peran pentingnya pada laga kedua semifinal IBL 2026 melawan Dewa United Banten. Dengan penampilan impresif, Buford memimpin timnya meraih kemenangan dengan skor akhir 89-78, memastikan Pelita Jaya melaju ke final.

Berbagai momen krusial terjadi sepanjang pertandingan. Pada kuarter pertama, Dewa United sempat unggul 22-18 berkat tembakan tiga angka yang akurat. Namun, Buford segera mengubah alur permainan dengan serangkaian penetrasi dan assist yang menghasilkan 12 poin dalam 5 menit pertama kuarter kedua.

Statistik utama pertandingan dapat dilihat pada tabel berikut:

Pemain Poin Rebound Assist
Perrin Levon Buford 27 8 6
Andi Pratama (Pelita Jaya) 15 5 4
Rizky Saputra (Dewa United) 22 7 3

Kemampuan Buford dalam menyerang maupun bertahan menjadi faktor penentu. Ia mencatatkan persentase tembakan lapangan 58% dan tiga angka 44%, sekaligus mencuri bola sebanyak 3 kali. Selain itu, kontribusinya dalam pertahanan membantu Pelita Jaya menurunkan angka tembakan lawan menjadi 39%.

Pelatih Pelita Jaya, Arif Wibowo, mengungkapkan kebanggaannya atas performa tim: “Kami sangat menghargai kerja keras pemain, terutama Buford yang selalu tampil di momen penting. Kemenangan ini merupakan bukti persiapan matang dan kekompakan tim kami.”

Sementara itu, Dewa United menilai pertandingan tersebut sebagai pelajaran berharga. Kapten mereka, Budi Santoso, menyatakan, “Kami akan mengevaluasi semua aspek permainan dan kembali lebih kuat di musim depan.”

Dengan kemenangan ini, Pelita Jaya melaju ke final IBL 2026 dan akan berhadapan dengan pemenang semifinal lainnya. Para penggemar menantikan pertarungan sengit yang diperkirakan akan menjadi salah satu final paling menegangkan dalam sejarah liga.