Frankenstein45.Com – 24 Mei 2026 | Perum Bulog mencatat bahwa hingga bulan Mei 2026, total beras yang diserap dari petani di Provinsi Sulawesi Tengah mencapai 8.700 ton. Angka ini mencerminkan upaya pemerintah untuk menstabilkan pasokan beras nasional dan mendukung kesejahteraan petani lokal.
Serapan beras tersebut dilakukan secara bertahap sejak awal tahun 2024, dengan target bulanan yang telah ditetapkan. Berikut rekapitulasi serapan per kuartal:
| Kuartal | Tonase (ton) |
|---|---|
| Q1 2024 | 1.200 |
| Q2 2024 | 1.500 |
| Q3 2024 | 1.800 |
| Q4 2024 | 1.500 |
| Q1 2025 | 1.200 |
| Q2 2025 | 600 |
| Q1 2026 | 300 |
Dengan pencapaian ini, Bulog berharap dapat menjaga stabilitas harga beras di pasar domestik serta mengurangi ketergantungan pada impor. Selain itu, program serapan ini memberikan insentif ekonomi langsung kepada petani, meningkatkan pendapatan mereka, dan mendorong peningkatan produksi beras berkualitas.
Pihak Bulog juga menegaskan komitmen untuk melanjutkan program serapan hingga akhir tahun 2026, dengan target total serapan yang lebih tinggi bila permintaan pasar mengizinkan.




