Dubes RI: Energi, AI fokus kerja sama dengan Korea Selatan
Dubes RI: Energi, AI fokus kerja sama dengan Korea Selatan

Dubes RI: Energi, AI fokus kerja sama dengan Korea Selatan

Frankenstein45.Com – 10 Juni 2026 | Duta Besar Republik Indonesia untuk Korea Selatan, Cecep Herawan, menyatakan bahwa energi dan kecerdasan buatan (AI) menjadi dua prioritas utama dalam rangka memperkuat kerja sama bilateral antara Indonesia dan Korea Selatan.

Dalam pertemuan dengan pejabat tinggi Korea Selatan, ia menekankan pentingnya mempercepat transfer teknologi di bidang energi terbarukan, termasuk tenaga surya, angin, serta pengembangan hidrogen sebagai sumber energi bersih. Indonesia menargetkan peningkatan kapasitas energi terbarukan sebesar 23,5 GW pada tahun 2030, dan berharap Korea Selatan dapat menjadi mitra strategis dalam riset, investasi, dan pembangunan infrastruktur.

Di sisi lain, AI dipandang sebagai katalisator bagi transformasi digital ekonomi Indonesia. Cecep Herawan mengajak Korea Selatan untuk berbagi keahlian dalam pengembangan algoritma, pelatihan data, serta penerapan AI di sektor pertanian, kesehatan, manufaktur, dan smart city. Ia juga menekankan perlunya program pertukaran tenaga ahli dan beasiswa bagi mahasiswa Indonesia guna memperkuat sumber daya manusia di bidang teknologi.

Beberapa langkah konkrit yang dibahas meliputi:

  • Pembentukan joint working group energi terbarukan untuk menyusun roadmap proyek bersama.
  • Penandatanganan memorandum of understanding (MoU) dalam bidang riset AI dan big data.
  • Penyediaan fasilitas investasi khusus bagi perusahaan Korea yang ingin masuk ke pasar energi Indonesia.
  • Penyelenggaraan hackathon dan inkubator startup AI yang melibatkan universitas dan perusahaan teknologi kedua negara.
  • Peningkatan kapasitas pelatihan teknis bagi tenaga kerja Indonesia melalui program on‑the‑job di perusahaan Korea.