Hanania Group Tersangkut Dugaan Penipuan dan Penggelapan Dana Umrah Miliaran Rupiah, Polisi Siapkan Pemanggilan Influencer Awkarin hingga Keanu
Hanania Group Tersangkut Dugaan Penipuan dan Penggelapan Dana Umrah Miliaran Rupiah, Polisi Siapkan Pemanggilan Influencer Awkarin hingga Keanu

Hanania Group Tersangkut Dugaan Penipuan dan Penggelapan Dana Umrah Miliaran Rupiah, Polisi Siapkan Pemanggilan Influencer Awkarin hingga Keanu

Frankenstein45.Com – 03 Juni 2026 | Polisi sedang menyelidiki kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana umrah yang melibatkan Hanania Group, sebuah perusahaan yang menawarkan paket perjalanan ibadah haji dan umrah. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, diperkirakan dana yang diselewengkan mencapai belasan miliar rupiah dari calon jemaah yang telah membayar uang muka.

Kasus ini menjadi sorotan publik setelah terungkap bahwa sejumlah influencer ternama, termasuk Awkarin dan Keanu, pernah dipromosikan oleh Hanania Group untuk menarik minat calon jamaah. Kedua influencer tersebut kini berpotensi dipanggil oleh pihak kepolisian untuk dimintai keterangan terkait peran mereka dalam kampanye pemasaran yang diduga menyesatkan.

Detail Dugaan Penggelapan

  • Jumlah dana yang diperkirakan hilang: belasan miliar rupiah.
  • Korban: calon jemaah umrah yang telah mentransfer uang muka ke rekening resmi Hanania Group.
  • Metode: penggunaan iklan digital dan media sosial oleh influencer untuk menggaet calon jamaah.

Langkah Penegakan Hukum

Pihak kepolisian telah membentuk tim khusus untuk menindaklanjuti laporan pengaduan. Tim tersebut akan melakukan pemeriksaan terhadap dokumen transaksi, rekaman komunikasi, serta jejak digital yang berkaitan dengan promosi influencer.

Selain itu, polisi berencana mengeluarkan surat panggilan kepada Awkarin dan Keanu, serta beberapa figur publik lainnya yang terlibat dalam kampanye pemasaran Hanania Group. Mereka diminta memberikan keterangan lengkap mengenai kerja sama, kontrak, serta kompensasi yang diterima.

Reaksi Publik dan Influencer

Pengungkapan kasus ini menimbulkan keprihatinan di kalangan masyarakat, terutama para calon jamaah yang merasa dirugikan. Di media sosial, netizen menuntut transparansi dan pertanggungjawaban dari pihak perusahaan serta influencer yang terlibat.

Awkarin dan Keanu belum memberikan pernyataan resmi terkait potensi pemanggilan. Namun, keduanya dikenal aktif dalam mengelola reputasi daring, sehingga kemungkinan akan mengeluarkan klarifikasi dalam waktu dekat.

Kasus ini mengingatkan pentingnya verifikasi informasi sebelum melakukan transaksi keuangan, terutama dalam bidang perjalanan ibadah yang sensitif. Pemerintah dan lembaga terkait diharapkan dapat memperketat regulasi serta mengawasi praktik pemasaran yang melibatkan figur publik untuk melindungi konsumen.