Frankenstein45.Com – 03 Juni 2026 | Medan, 1 Juli 2026 – Laga pembuka Grup B Piala AFF U-19 2026 antara timnas Malaysia U-19 dan Singapura U-19 berakhir dengan kemenangan telak Harimau Malaya Muda 3-0. Pertandingan yang diselenggarakan di Stadion Teladan, Medan, menyajikan aksi menyerang yang terorganisir serta kontrol permainan yang jelas dari pihak Malaysia.
Pada menit ke-20, Malaysia berhasil memecah kebuntuan lewat sepak pojok yang dieksekusi Arif Aiman. Bola meluncur ke tiang jauh, kemudian ditanduk oleh Arif Aiman hingga menampar jaringan lawan. Gol pertama ini membuka kepercayaan diri skuad Malaysia dan memaksa Singapura berusaha keras untuk bangkit.
Menjelang jeda babak pertama, Malaysia menambah keunggulan lewat gol kedua. Abid Safaraz memanfaatkan tendangan penjuru yang kembali diarahkan ke tiang jauh. Bola kembali disundul ke arah gawang, kali ini menampar jaring pada menit ke-40. Gol ini sempat dipertanyakan offside, namun ofisial Singapura tidak mengajukan protes lebih lanjut.
Setelah istirahat, Malaysia tetap menekan. Pada menit ke-61, Tengku Hasyri mencetak gol ketiga melalui sepakan melengkung yang menembus pertahanan Singapura. Gol ini menutup skor akhir menjadi 3-0, menegaskan dominasi Malaysia di Grup B.
Catatan penting dari pertandingan ini, Luka Jordy Hodak, putra mantan pelatih Bojan Hodak, berada di bangku cadangan tim Malaysia. Kehadiran nama Hodak menambah daya tarik tambahan bagi penggemar, meski ia tidak masuk ke lapangan.
Statistik Pertemuan Kedua Tim
- Jumlah pertemuan di Piala AFF U-19: 10 kali
- Rekor Malaysia: 8 kemenangan, 1 seri, 1 kekalahan
- Rekor Singapura: 1 kemenangan, 1 seri, 8 kekalahan
- Pertemuan terakhir (2024): Malaysia menang 5-0
Statistik tersebut menegaskan jurang kualitas antara dua tim. Malaysia, yang pernah menjadi juara pada 2018 dan 2022, serta runner-up enam kali, menunjukkan konsistensi tinggi di level U-19. Sementara Singapura masih berjuang untuk menembus babak akhir, dengan pencapaian terbaik medali perunggu pada 2003.
Jadwal grup B secara keseluruhan menampilkan empat tim: Thailand, Brunei Darussalam, Malaysia, dan Singapura. Pada hari yang sama, Thailand U-19 mengalahkan Brunei Darussalam dengan skor 10-0, mencatat kemenangan terbesar dalam turnamen ini. Kemenangan Thailand dan Malaysia menempatkan kedua tim di puncak klasemen grup, masing-masing dengan tiga poin.
Turnamen ini juga dapat disaksikan secara daring melalui Moji TV dan layanan streaming Vidio, memungkinkan ribuan penggemar sepakbola muda di seluruh Asia Tenggara mengikuti aksi para talenta muda.
Dengan hasil ini, Malaysia melanjutkan persiapan menuju fase selanjutnya. Pelatih menekankan pentingnya menjaga konsistensi pertahanan serta meningkatkan efektivitas serangan. Sementara itu, Singapura harus mengevaluasi taktik mereka, khususnya dalam mengatasi tekanan tinggi dari lawan yang mengandalkan serangan dari sisi sayap.
Keberhasilan Malaysia dalam pertandingan ini menambah kepercayaan diri untuk menghadapi tantangan selanjutnya, terutama jika harus bersaing dengan Thailand yang juga berada dalam kondisi prima. Kedua tim diharapkan akan memperlihatkan pertarungan sengit di pertemuan berikutnya, yang bisa menentukan siapa yang akan melaju ke semifinal.
Secara keseluruhan, laga Malaysia vs Singapura tidak hanya menjadi ajang pembuktian kemampuan individu, melainkan juga cermin dari program pembinaan sepakbola muda yang terus berkembang di Malaysia. Keberhasilan ini diharapkan dapat menginspirasi generasi berikutnya untuk mengisi skuad senior di masa depan.




