I.League Umumkan Hasil Evaluasi Stadion untuk Musim 2026/27
I.League Umumkan Hasil Evaluasi Stadion untuk Musim 2026/27

I.League Umumkan Hasil Evaluasi Stadion untuk Musim 2026/27

Frankenstein45.Com – 09 Juni 2026 | I.League resmi merilis hasil evaluasi infrastruktur stadion yang diajukan oleh seluruh klub peserta kompetisi sepak bola profesional Indonesia dalam rangka siklus perizinan klub 2025/26. Evaluasi ini menjadi acuan utama bagi klub untuk memenuhi standar fasilitas yang ditetapkan demi penyelenggaraan kompetisi yang aman, nyaman, dan berkelas internasional pada musim 2026/27.

Proses penilaian meliputi empat aspek utama:

  • Keamanan dan keselamatan: pemeriksaan sistem keamanan, pintu darurat, serta kepatuhan terhadap standar kebakaran.
  • Kapasitas dan kenyamanan penonton: jumlah tempat duduk yang layak, fasilitas akses bagi penyandang disabilitas, serta kualitas layanan publik.
  • Fasilitas teknis: kualitas lapangan (rumput alami atau sintetis), pencahayaan malam, sistem suara, dan ruang ganti pemain.
  • Manajemen operasional: prosedur pemeliharaan, kebersihan, serta kemampuan stadion dalam menangani acara berskala besar.

Berikut merupakan rangkuman hasil evaluasi yang dibagi menjadi tiga kategori:

Klub Status Stadion Keterangan
Persija Jakarta Layak Stadion Gelora Bung Karno memenuhi seluruh kriteria, termasuk kapasitas 77.000 kursi dan sistem pencahayaan kelas FIFA.
PSM Makassar Layak dengan Catatan Stadion Andi Mattalatta membutuhkan peningkatan sistem ventilasi di zona penonton.
Arema FC Belum Layak Stadion Kanjuruhan masih memerlukan perbaikan pada jaringan listrik darurat dan area evakuasi.
Bali United Layak Stadion Kapten I Wayan Dipta dinyatakan memenuhi standar kapasitas dan fasilitas publik.
Barito Putera Belum Layak Stadion Demang Lehman belum memiliki sistem pencahayaan yang cukup untuk pertandingan malam.

Klub yang belum memenuhi standar diwajibkan melakukan perbaikan dalam jangka waktu tiga bulan sejak pengumuman ini. Batas akhir perbaikan ditetapkan pada 30 September 2026, dengan mekanisme audit lanjutan yang akan dilakukan oleh tim independen I.League.

Jika klub tidak dapat menyelesaikan perbaikan sesuai jadwal, mereka berisiko dikenakan sanksi administratif, termasuk penangguhan izin berkompetisi atau pengurangan alokasi pendapatan komersial.

Pernyataan resmi I.League menegaskan komitmen untuk meningkatkan kualitas kompetisi domestik serta menyiapkan infrastruktur yang sejalan dengan standar Asia Football Confederation (AFC). Diharapkan, dengan stadion yang memenuhi syarat, pengalaman penonton akan lebih baik, serta peluang klub untuk menggelar pertandingan internasional akan meningkat.