Frankenstein45.Com – 09 Juni 2026 | India menegaskan bahwa kebijakan energinya tidak dipengaruhi oleh tekanan eksternal, meskipun negara-negara Barat berusaha mengisolasi Rusia melalui sanksi energi. Pemerintah India mengungkapkan bahwa negara ini mengimpor bahan energi dari 41 negara, termasuk minyak mentah, gas cair (LNG), dan batubara.
Data terbaru menunjukkan bahwa meskipun ada upaya global untuk memboikot minyak Rusia, India tetap membeli minyak Rusia karena harga yang kompetitif. Menteri Energi India menyatakan bahwa prioritas utama adalah keamanan pasokan dan harga terjangkau bagi konsumen domestik.
- India mengimpor minyak mentah dari Rusia, Arab Saudi, Irak, dan Amerika Serikat.
- LNG utama berasal dari Qatar, Australia, Amerika Serikat, dan Afrika Selatan.
- Batubara diimpor dari Indonesia, Afrika Selatan, Australia, dan Kolombia.
Analisis para pakar menilai bahwa diversifikasi sumber energi menjadi strategi utama India untuk mengurangi ketergantungan pada satu pemasok. Namun, faktor biaya tetap menjadi pertimbangan utama. Harga minyak Rusia yang lebih rendah dibandingkan dengan sumber lain membuatnya tetap menarik bagi India, terutama dalam konteks kebutuhan energi yang terus meningkat.
Selain faktor harga, kebijakan pemerintah India yang mengutamakan stabilitas energi domestik mencakup pembangunan infrastruktur penyimpanan, peningkatan kapasitas pembangkit listrik, dan promosi energi terbarukan. Upaya ini diharapkan dapat menyeimbangkan antara kebutuhan energi jangka pendek dan transisi ke sumber energi bersih.
Dengan mengimpor energi dari 41 negara, India berharap dapat mengamankan pasokan yang berkelanjutan, menekan inflasi energi, dan menjaga kestabilan ekonomi nasional. Pemerintah menegaskan kembali komitmen untuk tetap independen dalam pengambilan keputusan energi, sambil terus mencari penawaran paling murah dan paling andal di pasar global.




