Jaga Citra Institusi, Polri Tegaskan Penegakan Hukum Lalu Lintas Perlu Transparan dan Humanis

Frankenstein45.Com – 24 Mei 2026 | Irjen Pol Agus Suryonugroho menegaskan bahwa penegakan hukum lalu lintas harus dilaksanakan secara transparan dan humanis demi menjaga citra institusi Polri. Pernyataan tersebut disampaikan dalam sebuah konferensi pers yang menanggapi meningkatnya kritik publik terhadap cara aparat menegakkan peraturan di jalan raya.

Beberapa insiden terakhir menimbulkan persepsi negatif, dimana tindakan kepolisian dianggap berlebihan atau kurang akuntabel. Hal ini berdampak pada menurunnya kepercayaan masyarakat dan menimbulkan pertanyaan mengenai integritas institusi.

Untuk mengatasi masalah tersebut, Polri merencanakan serangkaian langkah strategis, antara lain:

  • Penerapan body camera pada unit lalu lintas untuk merekam setiap interaksi dengan pengendara.
  • Peningkatan pelatihan petugas dalam pendekatan humanis, termasuk penanganan situasi konflik tanpa kekerasan.
  • Penguatan mekanisme pengaduan publik yang responsif dan dapat ditindaklanjuti secara cepat.
  • Transparansi data pelanggaran lalu lintas melalui publikasi rutin statistik dan hasil evaluasi internal.
  • Kolaborasi dengan lembaga swadaya masyarakat serta organisasi keselamatan jalan untuk menyusun kebijakan yang berlandaskan hak asasi manusia.

Implementasi langkah‑langkah tersebut diharapkan dapat menurunkan tingkat pelanggaran, meningkatkan kepatuhan pengendara, serta memperbaiki persepsi masyarakat terhadap kepolisian. Dengan menegakkan hukum secara adil, terbuka, dan menghormati hak warga, Polri berkomitmen menjaga citra institusi sekaligus berkontribusi pada keselamatan jalan raya.