Frankenstein45.Com – 24 Mei 2026 | Menjelang fase puncak pelaksanaan ibadah haji yang dikenal dengan Armuzna, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) kembali menyoroti pentingnya persiapan layanan konsumsi dan transportasi bagi para jemaah.
Anggota DPR Marwan Dasopang menegaskan bahwa pemerintah perlu mengantisipasi secara serius tantangan yang muncul akibat lonjakan jumlah jamaah. Menurutnya, kesiapan infrastruktur dan pelayanan menjadi kunci utama untuk menjaga kelancaran ibadah serta keselamatan publik.
Beberapa poin penting yang disampaikan meliputi:
- Peningkatan kapasitas transportasi umum dan khusus, termasuk bus, kereta api, serta layanan taksi, agar dapat menampung arus besar jamaah.
- Penyediaan fasilitas konsumsi yang higienis dan terstandarisasi, baik di titik keberangkatan maupun di area ibadah.
- Pengaturan lalu lintas yang terkoordinasi antara pemerintah pusat, daerah, serta aparat keamanan untuk menghindari kemacetan.
- Peningkatan sistem pemantauan keamanan melalui teknologi, guna mendeteksi potensi kerawanan secara dini.
- Kerjasama erat antara kementerian terkait, otoritas pelabuhan, dan pihak swasta dalam penyediaan layanan pendukung.
DPR menekankan bahwa langkah-langkah tersebut harus dilaksanakan secara terintegrasi dan diawasi ketat. Pemerintah diminta untuk menyusun rencana aksi yang detail serta melaporkan progresnya dalam rapat-rapat selanjutnya.
Dengan persiapan yang matang, diharapkan Armuzna dapat berjalan lancar, memberikan pengalaman ibadah yang nyaman bagi jutaan umat, sekaligus meminimalkan potensi gangguan pada layanan publik.




