Frankenstein45.Com – 09 Juni 2026 | Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus (KEPP Otsus) Papua menegaskan kembali pentingnya standar mutu makanan dan ketepatan mekanisme penyaluran dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis Papua. Program ini bertujuan menyediakan asupan gizi seimbang bagi anak-anak usia sekolah di wilayah dengan tingkat kemiskinan tinggi.
Berikut ini beberapa fokus utama yang disorot oleh KEPP Otsus:
- Kualitas gizi: Setiap paket makanan harus mengandung protein, vitamin, dan mineral sesuai standar Kementerian Kesehatan.
- Keamanan pangan: Pengadaan bahan baku harus melalui prosedur audit kebersihan dan sertifikasi halal.
- Distribusi tepat waktu: Pengiriman dilakukan secara terjadwal ke sekolah dan puskesmas untuk menghindari keterlambatan.
- Pengawasan lapangan: Tim monitoring akan melakukan inspeksi rutin dan mengumpulkan data real‑time melalui aplikasi mobile.
Data target program tercantum dalam tabel berikut:
| Kelompok Sasaran | Jumlah Anak | Frekuensi Penyajian |
|---|---|---|
| Anak usia 6‑12 tahun | ≈ 150.000 | 3 kali/minggu |
| Anak usia 13‑15 tahun | ≈ 80.000 | 3 kali/minggu |
Pihak KEPP Otsus menegaskan bahwa keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh penyediaan bahan makanan, melainkan juga oleh koordinasi antar lembaga, termasuk Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, serta pemerintah kabupaten/kota. Selanjutnya, mereka mengajak seluruh stakeholder untuk berperan aktif dalam pelaporan masalah logistik dan kualitas sehingga perbaikan dapat dilakukan secara berkelanjutan.
Dengan menekankan aspek kualitas dan distribusi, diharapkan Program Makan Bergizi Gratis Papua dapat meningkatkan status gizi anak, menurunkan angka stunting, dan mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan di wilayah otonomi khusus.




