Frankenstein45.Com – 23 Mei 2026 | Firdaus Akhlan, seorang jamaah haji berusia 72 tahun, dilaporkan menghilang selama tujuh hari di wilayah Jabal Kuday. Selama masa pencarian, istrinya, Tegar, bersama keluarga dan relawan, melakukan upaya intensif untuk menemukan suaminya yang tak kunjung kembali.
Tegar mengaku menghabiskan hampir seluruh minggu itu dengan menelusuri jejak, mengunjungi pos‑pos pemeriksaan, serta berkoordinasi dengan aparat keamanan. Ia menyampaikan bahwa harapan untuk menemukan Firdaus masih hidup, meski rasa cemas terus menggelayuti hati.
Akhirnya, pada hari ketujuh, tim pencarian menemukan tubuh Firdaus dalam kondisi meninggal di area Jabal Kuday. Penemuan ini mengakhiri pencarian yang penuh kepedihan, sekaligus menimbulkan duka mendalam bagi keluarga.
Setelah proses identifikasi selesai, Tegar menyatakan bahwa ia menerima takdir dengan lapang dada. “Saya bersyukur Firdaus telah kembali ke pangkuan Allah. Selama seminggu mencari, saya belajar banyak tentang kesabaran dan keikhlasan,” ujar Tegar dengan mata berkaca‑kaca.
Pengalaman Tegar menjadi sorotan publik, menampilkan sisi kemanusiaan dalam tragedi haji. Banyak netizen yang memberi dukungan moral, mengingatkan pentingnya solidaritas dan kepedulian terhadap keluarga korban.







