Frankenstein45.Com – 03 Juni 2026 | Komando Daerah Militer (Kodam) XX Tuanku Imam Bonjol mengonfirmasi bahwa terdapat dua warga sipil yang diduga menjadi korban tembakan nyasar pada sebuah kejadian di lingkungan Universitas Negeri Padang (UNP). Menurut pernyataan resmi Kodam, insiden ini terjadi ketika personel militer sedang melakukan latihan tembak menembak di area sekitar kampus.
Peluru yang tidak terkendali tersebut mengenai dua orang yang berada di dalam area kampus, mengakibatkan keduanya mengalami luka. Kedua korban segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. Hingga saat ini, kondisi kesehatan korban masih dipantau oleh tim medis.
Pihak Kodam menyatakan penyesalan mendalam atas kejadian tersebut dan menegaskan bahwa penyelidikan menyeluruh sedang dilakukan untuk mengidentifikasi faktor penyebab tembakan nyasar. Selanjutnya, Kodam berjanji akan meningkatkan prosedur keamanan dan disiplin selama latihan senjata agar kejadian serupa tidak terulang.
Beberapa langkah yang telah direncanakan oleh Kodam meliputi:
- Pemeriksaan kembali prosedur penembakan dan zona aman selama latihan.
- Peningkatan koordinasi dengan pihak kampus dan aparat keamanan setempat.
- Pelatihan tambahan bagi personel militer tentang penanganan senjata dan keselamatan publik.
Reaksi masyarakat dan civitas akademika UNP beragam, dengan sebagian menyuarakan keprihatinan atas keamanan di lingkungan kampus. Pihak universitas menegaskan komitmen untuk menjaga keselamatan mahasiswa dan staf, serta bekerja sama dengan pihak militer dalam proses investigasi.
Insiden ini menjadi sorotan publik mengenai pentingnya koordinasi antara institusi militer dan lembaga pendidikan dalam pelaksanaan aktivitas yang melibatkan penggunaan senjata api.




