Frankenstein45.Com – 09 Juni 2026 | Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, menyampaikan bahwa pemerintah tengah menyiapkan serangkaian langkah strategis untuk mempercepat pembangunan di 30 kabupaten yang tergolong tertinggal. Inisiatif ini diharapkan dapat mengurangi kesenjangan ekonomi dan infrastruktur antara daerah perkotaan dan daerah pinggiran.
Berikut rangkaian langkah yang akan diimplementasikan:
- Peningkatan Infrastruktur Dasar: Penyelesaian proyek jalan, jembatan, dan jaringan listrik yang belum selesai, serta pembangunan fasilitas air bersih dan sanitasi.
- Penguatan Layanan Publik: Penambahan fasilitas kesehatan dan pendidikan, serta peningkatan akses layanan digital untuk mempermudah proses administrasi.
- Pemberdayaan Ekonomi Lokal: Penyediaan modal usaha bagi UMKM, pelatihan keterampilan, serta promosi produk lokal ke pasar nasional dan internasional.
- Peningkatan Kualitas SDM: Program beasiswa, pelatihan vokasi, dan peningkatan kompetensi aparatur pemerintah daerah.
Untuk memastikan efektivitas, KSP akan membentuk tim koordinasi lintas sektoral yang akan melakukan monitoring bulanan serta evaluasi triwulanan. Tim ini akan dilengkapi dengan sistem data berbasis teknologi informasi yang memungkinkan pelaporan real-time dan penyesuaian kebijakan secara cepat.
Dudung menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat lokal. “Keberhasilan percepatan pembangunan tidak hanya bergantung pada alokasi dana, tetapi juga pada komitmen bersama untuk menyalurkan sumber daya secara tepat sasaran,” ujar beliau.
Pembangunan 30 kabupaten tertinggal ini ditargetkan selesai dalam jangka waktu lima tahun, dengan fase pertama difokuskan pada penyelesaian infrastruktur kritis dalam dua tahun pertama. Pemerintah berharap bahwa melalui langkah-langkah terkoordinasi ini, tingkat kemiskinan dan angka pengangguran di wilayah tersebut akan berkurang secara signifikan.




