Lewat Pleidoi, Nadiem Makarim Tegaskan Kebijakan Chrome OS Hemat Uang Negara Rp 3,9 Triliun
Lewat Pleidoi, Nadiem Makarim Tegaskan Kebijakan Chrome OS Hemat Uang Negara Rp 3,9 Triliun

Lewat Pleidoi, Nadiem Makarim Tegaskan Kebijakan Chrome OS Hemat Uang Negara Rp 3,9 Triliun

Frankenstein45.Com – 03 Juni 2026 | Jakarta – Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim, kembali menegaskan manfaat kebijakan migrasi ke sistem operasi Chrome OS bagi keuangan negara. Pada sidang pleidoi yang digelar oleh Tim Pemberantasan Korupsi (Tipikor) di Jakarta, ia menolak semua tuduhan korupsi yang diarahkan kepadanya dan menekankan bahwa kebijakan tersebut dapat menghemat anggaran negara hingga Rp 3,9 triliun.

Kebijakan ini meliputi pergantian perangkat berbasis Windows dengan Chromebook yang menjalankan Chrome OS. Penghematan diperoleh dari tiga faktor utama: lisensi perangkat lunak, biaya pemeliharaan, dan kebutuhan perangkat keras yang lebih sederhana.

Komponen Penghematan (Rp)
Lisensi Software 1,2 Triliun
Biaya Pemeliharaan 1,1 Triliun
Perangkat Keras 1,6 Triliun
Total 3,9 Triliun

Berikut beberapa poin penting yang disampaikan Nadiem dalam sidang tersebut:

  • Chrome OS menawarkan keamanan dan pembaruan otomatis yang mengurangi risiko serangan siber.
  • Biaya lisensi Windows yang mahal dapat digantikan dengan model berlangganan yang lebih fleksibel.
  • Perangkat Chromebook memiliki umur pakai yang lebih lama dengan kebutuhan hardware minimal.
  • Penerapan kebijakan ini sudah dimulai di sejumlah kementerian dan lembaga pemerintah sejak awal 2024.
  • Penghematan yang dihasilkan akan dialokasikan kembali untuk peningkatan kualitas pendidikan dan inovasi teknologi.

Sidang pleidoi tersebut berlangsung tanpa gangguan, dan Nadiem menegaskan bahwa semua proses pengadaan Chrome OS telah melalui mekanisme transparan dan akuntabel. Ia menutup dengan harapan kebijakan ini dapat menjadi contoh pengelolaan keuangan publik yang efisien dan berkelanjutan.