Frankenstein45.Com – 08 Juni 2026 | Departemen Meteorologi Malaysia (MET) mengeluarkan peringatan potensi terjadinya tsunami di daerah pesisir Sabah pada hari ini setelah mendeteksi aktivitas seismik di dasar laut dekat Selat Sulu. Peringatan tersebut mencakup wilayah pantai barat dan timur Sabah, termasuk kota-kota seperti Kota Kinabalu, Sandakan, dan Tawau.
MET menilai bahwa gempa bumi berkekuatan sekitar 6,2 skala Richter yang terjadi pada pukul 03.00 WIB dapat memicu gelombang laut tinggi. Meskipun skala magnitudo belum mencapai ambang kritis, potensi tsunami tetap dianggap signifikan karena kedalaman gempa yang relatif dangkal.
Berikut langkah-langkah yang disarankan bagi masyarakat di daerah terdampak:
- Segera menjauhi pantai dan area rendah yang berpotensi terendam.
- Mengikuti instruksi evakuasi dari pihak berwenang setempat.
- Menyimpan persediaan air bersih, makanan tahan lama, dan perlengkapan P3K.
- Menjaga komunikasi dengan keluarga melalui telepon seluler atau pesan singkat.
- Jika berada di laut, segera kembali ke pelabuhan terdekat dan ikuti arahan kapten kapal.
Pemerintah Sabah telah menyiapkan pusat evakuasi darurat di beberapa lokasi strategis, termasuk gedung balai kota dan sekolah menengah. Tim penyelamat dan relawan siap dikerahkan 24 jam untuk membantu proses evakuasi dan penanganan darurat.
Sejarah mencatat bahwa wilayah ini pernah terdampak tsunami pada tahun 2004, yang menewaskan ratusan orang di sepanjang pesisir timur Malaysia. Karena itu, kesiapsiagaan dan respons cepat menjadi kunci untuk meminimalkan dampak potensial.
MET akan terus memantau perkembangan aktivitas seismik dan memperbaharui status peringatan setiap 30 menit. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, mengikuti informasi resmi melalui saluran radio, televisi, dan media sosial pemerintah, serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.




