Frankenstein45.Com – 09 Juni 2026 | Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan dukungan penuh terhadap empat langkah baru yang dirumuskan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk menata ulang pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program tersebut ditujukan meningkatkan status gizi anak balita, ibu hamil, dan kelompok rentan lainnya.
Empat langkah strategis yang disepakati meliputi:
- Pemetaan dan verifikasi data penerima manfaat. BGN akan memperbaharui basis data melalui integrasi sistem informasi kesehatan daerah, memastikan bantuan tepat sasaran.
- Peningkatan standar kualitas pangan. Pengadaan makanan bergizi akan mengikuti standar gizi terbaru serta melibatkan lembaga sertifikasi independen.
- Penguatan mekanisme monitoring dan evaluasi. Tim gabungan Kementerian Kesehatan, BGN, dan pemerintah daerah akan melakukan survei berkala dan laporan real‑time menggunakan aplikasi digital.
- Pengembangan edukasi gizi berbasis komunitas. Materi penyuluhan akan disesuaikan dengan karakteristik lokal dan dilaksanakan oleh petugas posyandu serta kader desa.
Implementasi keempat langkah ini dijadwalkan dimulai kuartal pertama 2024, dengan fase pilot di lima provinsi prioritas. Seluruh pihak terkait, termasuk dinas kesehatan provinsi, Dinas Sosial, serta LSM yang bergerak di bidang gizi, diminta berkoordinasi intensif untuk memastikan kelancaran distribusi dan pemantauan.
Menteri menekankan pentingnya sinergi lintas sektoral serta alokasi anggaran yang memadai agar MBG dapat memberikan dampak signifikan dalam menurunkan angka stunting dan gizi buruk di Indonesia.




