Frankenstein45.Com – 23 Mei 2026 | Menko Koordinator Bidang Politik, Hary Tanoesoedibjo (AHY), dalam sebuah pertemuan terbaru menekankan pentingnya peran alumni Taruna Nusantara (TNI) di arena politik nasional. Menurutnya, selama ini kontribusi para lulusan lebih banyak terlihat di sektor militer, birokrasi, dan dunia usaha, sementara potensi mereka dalam pembuatan kebijakan publik masih belum optimal.
AHY mengajak para alumni untuk memanfaatkan pengalaman kepemimpinan yang dibangun sejak masa pelatihan di TNI. Ia menilai bahwa nilai-nilai kedisiplinan, integritas, dan semangat kebangsaan yang tertanam di Taruna Nusantara sangat relevan untuk memperkuat institusi politik dan pemerintahan.
- Pengalaman militer dapat meningkatkan pemahaman tentang pertahanan dan keamanan nasional.
- Pengalaman birokrasi membantu mengoptimalkan proses administrasi dan regulasi.
- Pengalaman di sektor swasta memberikan wawasan tentang ekonomi dan inovasi.
- Pengetahuan kepemimpinan dapat diterapkan dalam legislasi, perencanaan strategis, dan pengawasan publik.
Dalam sambutannya, AHY menyoroti beberapa langkah konkret yang dapat diambil oleh alumni:
- Mengikuti pelatihan lanjutan tentang tata kelola pemerintahan dan kebijakan publik.
- Berpartisipasi dalam forum diskusi politik baik di tingkat lokal maupun nasional.
- Menjadi kandidat dalam pemilihan legislatif atau eksekutif, baik sebagai calon anggota DPR, DPRD, maupun pejabat daerah.
- Berperan aktif dalam lembaga think‑tank atau organisasi masyarakat sipil yang fokus pada reformasi kebijakan.
AHY juga menegaskan dukungan pemerintah untuk membuka jalur masuk yang lebih luas bagi alumni Taruna Nusantara ke dalam partai politik atau lembaga legislatif. Ia berharap langkah ini dapat menghasilkan generasi pemimpin yang berintegritas, berwawasan luas, dan siap menghadapi tantangan bangsa.
Dengan dorongan tersebut, diharapkan alumni Taruna Nusantara dapat memperluas pengaruhnya, tidak hanya di medan militer atau korporat, melainkan juga di ruang-ruang keputusan politik yang menentukan arah masa depan Indonesia.




