Frankenstein45.Com – 08 Juni 2026 | Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, menegaskan bahwa tarif internet yang terjangkau dapat menjadi pendorong utama bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Menurutnya, harga data seluler yang rendah tidak hanya meningkatkan akses informasi, tetapi juga membuka peluang baru bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta sektor industri kreatif.
Nezar mengutip hasil riset internal Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) yang menunjukkan bahwa setiap penurunan 10% harga paket data dapat meningkatkan penggunaan internet sebesar 8% dalam jangka waktu enam bulan. Peningkatan ini berimbas pada peningkatan transaksi e‑commerce, layanan fintech, serta penggunaan platform edukasi daring.
Beberapa poin utama yang disampaikan antara lain:
- Internet murah memperluas jangkauan digital di wilayah pedesaan, memungkinkan petani dan nelayan mengakses pasar online.
- Biaya data yang terjangkau mendorong adopsi teknologi cloud bagi UMKM, sehingga operasional lebih efisien.
- Peningkatan konektivitas berpotensi meningkatkan produktivitas tenaga kerja hingga 4% per tahun.
Nezar juga menambahkan bahwa pemerintah tengah menyiapkan regulasi yang mendukung persaingan sehat di antara penyedia layanan (PS) telekomunikasi, guna menurunkan harga paket data tanpa mengorbankan kualitas jaringan. Kebijakan ini diharapkan dapat mempercepat transformasi digital Indonesia menjadi salah satu ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara.
Jika kebijakan ini berhasil diimplementasikan secara konsisten, Nezar memperkirakan bahwa kontribusi sektor digital terhadap PDB dapat naik dari 7% menjadi lebih dari 10% dalam lima tahun ke depan.




