Pemkab Gorontalo Utara Kerahkan Bantuan ke Lokasi Banjir
Pemkab Gorontalo Utara Kerahkan Bantuan ke Lokasi Banjir

Pemkab Gorontalo Utara Kerahkan Bantuan ke Lokasi Banjir

Frankenstein45.Com – 27 Mei 2026 | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, telah memulai operasi pengiriman bantuan ke daerah‑daerah yang terdampak banjir sejak pagi tadi. Banjir yang terjadi akibat intensitas hujan ekstrem selama tiga hari terakhir meluluhlantakkan sejumlah wilayah di kecamatan Tilango, Kwandang, dan Batulayar. Menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), lebih dari 2.300 warga terpaksa mengungsi ke posko sementara.

Tim gabungan yang terdiri dari Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, serta relawan masyarakat setempat dikerahkan untuk menyalurkan bantuan pokok-pokok kebutuhan (P3K) dan memastikan kebutuhan medis terpenuhi. Pengiriman pertama melibatkan tiga truk berisi beras, air bersih, selimut, serta perlengkapan kebersihan.

  • Beras 50 kg per keluarga
  • Air bersih 20 liter per orang per hari
  • Selimut dan pakaian ganti
  • Kit kebersihan (sabun, sikat gigi, tisu)
  • Obat‑obatan dasar (paracetamol, antidiarrheal)

Koordinator bantuan, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gorontalo Utara, H. Ahmad Ridwan, menegaskan bahwa distribusi akan dilakukan secara berkelanjutan selama tiga hari ke depan hingga kebutuhan semua korban terpenuhi. “Prioritas kami adalah memastikan tidak ada keluarga yang kehabisan pangan dan air bersih,” ujarnya.

Berikut adalah ringkasan data wilayah yang paling terdampak:

Kecamatan Desa Terdampak Keluarga Mengungsi
Tilango Banawa, Loba 820
Kwandang Baru, Pante 650
Batulayar Manis, Beringin 480

Pemerintah daerah juga berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mengaktifkan posko darurat dan menyiapkan bantuan jangka panjang, termasuk perbaikan infrastruktur drainase yang rusak. Warga diimbau tetap waspada, mengikuti arahan petugas, dan melaporkan kondisi darurat melalui nomor telepon resmi yang telah disebarluaskan.

Situasi banjir diperkirakan akan mereda dalam 24‑48 jam ke depan seiring berakhirnya hujan lebat. Namun, pihak berwenang menekankan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi hujan berikutnya.