Penampakan Tersangka Penyuap Bupati Muara Enim, Kenakan Rompi Tahanan dan Diam Seribu Bahasa
Penampakan Tersangka Penyuap Bupati Muara Enim, Kenakan Rompi Tahanan dan Diam Seribu Bahasa

Penampakan Tersangka Penyuap Bupati Muara Enim, Kenakan Rompi Tahanan dan Diam Seribu Bahasa

Frankenstein45.Com – 09 Juni 2026 | Jakarta – Pada hari Selasa, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menampilkan penampakan tersangka dalam kasus penyuapan Bupati Muara Enim, Sumatera Selatan. Tersangka yang bernama Cory Erin Hardi tampak mengenakan rompi tahanan berwarna oranye, menandakan statusnya sebagai tahanan dalam proses penyidikan.

Penangkapan Cory Erin Hardi terkait dugaan suap dan korupsi proyek infrastruktur di Kabupaten Muara Enim. Menurut dokumen penyidikan, tersangka diduga menawarkan sejumlah uang kepada pejabat daerah untuk mempengaruhi proses lelang dan penetapan kontrak pembangunan jalan serta fasilitas umum.

Selama penampakan, Cory Erin Hardi tidak mengeluarkan sepatah kata pun. Sikap diamnya membuat banyak pihak menilai bahwa ia memilih strategi \”diam seribu bahasa\” demi menghindari pernyataan yang dapat memberatkan dirinya.

  • Waktu penampakan: 14:30 WIB, Selasa 23 Juni 2024.
  • Lokasi: Kantor KPK, Jakarta Pusat.
  • Identitas tersangka: Cory Erin Hardi, usia 45 tahun, mantan pengusaha kontraktor.
  • Barang bukti: Rekaman percakapan, transfer bank, dokumen kontrak proyek.

KPK menyatakan bahwa proses pemeriksaan masih berlangsung dan akan dilanjutkan dengan penyidikan lanjutan. Jika terbukti, Cory Erin Hardi dapat dijerat dengan Pasal 18 ayat (1) dan (2) Undang‑Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Kasus ini menambah daftar panjang kasus korupsi di tingkat daerah yang menimbulkan keprihatinan publik. Masyarakat Muara Enim menuntut transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan proyek pembangunan, sementara organisasi anti‑korupsi mengimbau agar proses hukum berjalan cepat dan tegas.