Frankenstein45.Com – 08 Juni 2026 | Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini tentang potensi tsunami yang dapat terjadi di wilayah pesisir Kabupaten Kaltara, Provinsi Sulawesi Utara, usai gempa bumi yang melanda wilayah Sangihe pada hari Rabu sore. Gempa yang tercatat memiliki magnitudo 6,2 skala Richter dan berpusat di kedalaman 10 kilometer, menimbulkan gelombang laut yang diperkirakan dapat mencapai ketinggian beberapa meter di daerah pantai.
BMKG menegaskan bahwa peringatan tersebut bersifat sementara dan akan terus dipantau secara real‑time. Pihak berwenang setempat telah mengaktifkan sistem evakuasi dan meminta penduduk yang tinggal di zona rawan tsunami untuk segera menjauh dari daerah pantai dan menuju tempat yang lebih tinggi.
Berikut langkah‑langkah yang disarankan BMKG dan pemerintah daerah dalam menanggapi peringatan tsunami ini:
- Waspada terhadap suara gemuruh laut atau gerakan air yang tidak biasa.
- Segera bergerak ke tempat yang lebih tinggi, minimal 30 meter di atas permukaan laut.
- Tidak kembali ke daerah pantai sampai peringatan resmi dicabut.
- Mengikuti instruksi petugas penyelamat dan tim SAR setempat.
- Menghindari penggunaan kendaraan pribadi di jalan yang berpotensi terendam.
Peringatan dini tsunami akan dicabut bila BMKG memastikan tidak ada gelombang signifikan yang mengancam wilayah pesisir. Masyarakat diimbau tetap tenang, memantau informasi resmi melalui media lokal, dan siap mengikuti arahan otoritas bila diperlukan.




