Frankenstein45.Com – 24 Mei 2026 | Pertamina bekerja sama dengan Economic Research Institute for ASEAN and East Asia (ERIA) menandatangani nota kesepahaman strategis untuk mempercepat transisi energi Indonesia menuju sumber yang lebih bersih dan berkelanjutan. Kerjasama ini diharapkan dapat memadukan keahlian riset ekonomi ERIA dengan pengalaman operasional Pertamina dalam sektor energi.
Beberapa bidang utama yang menjadi fokus kolaborasi meliputi:
- Penelitian dan analisis kebijakan energi terbarukan di tingkat nasional dan regional.
- Pengembangan serta adopsi teknologi bersih, termasuk biofuel, hidrogen, dan penyimpanan energi.
- Peningkatan kapasitas infrastruktur energi, seperti jaringan listrik pintar dan fasilitas pengisian kendaraan listrik.
- Penyusunan program pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia untuk mendukung kompetensi di sektor energi berkelanjutan.
- Penyusunan roadmap dekarbonisasi yang selaras dengan target Net Zero Indonesia pada tahun 2060.
Kolaborasi ini juga mencakup pertukaran data, publikasi bersama, serta penyelenggaraan lokakarya yang melibatkan pemangku kepentingan dari pemerintah, akademisi, dan industri. Dengan menggabungkan perspektif regional ERIA dan jaringan luas Pertamina, diharapkan kebijakan dan inisiatif yang dihasilkan akan lebih terukur, realistis, dan dapat diimplementasikan secara efektif.
Para pakar menilai bahwa sinergi antara lembaga riset independen dan perusahaan energi terbesar di Indonesia dapat menjadi katalisator penting dalam mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, sekaligus mempercepat investasi pada energi terbarukan. Langkah ini sejalan dengan agenda global untuk mengatasi perubahan iklim serta mendukung agenda pembangunan berkelanjutan di kawasan ASEAN.




