Frankenstein45.Com – 08 Juni 2026 | Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, telah menjadwalkan pelantikan Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru. Acara tersebut direncanakan dilaksanakan pada hari ini, menandai pergantian pimpinan lembaga yang bertanggung jawab mengkoordinasikan kebijakan gizi nasional.
Saat bersamaan, Prabowo juga akan mengangkat Said Iqbal menjadi Penasihat Khusus Presiden di bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh. Penunjukan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara program gizi dan kebijakan ketenagakerjaan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja Indonesia.
Berikut beberapa poin penting terkait pelantikan ini:
- Nanik S Deyang memiliki latar belakang akademis di bidang gizi serta pengalaman lebih dari satu dekade di institusi pemerintah terkait kesehatan masyarakat.
- BGN bertugas mengintegrasikan upaya pemerintah dalam menurunkan angka kekurangan gizi, stunting, dan meningkatkan kualitas asupan nutrisi bagi seluruh lapisan masyarakat.
- Said Iqbal sebelumnya menjabat sebagai ahli kebijakan ketenagakerjaan di Kementerian Ketenagakerjaan, dengan fokus pada perlindungan hak pekerja dan program kesejahteraan.
- Penunjukan penasihat khusus diharapkan mempercepat pelaksanaan program-program yang menghubungkan kesehatan gizi dengan produktivitas tenaga kerja.
Para pengamat menilai bahwa sinergi antara BGN dan unit kebijakan ketenagakerjaan dapat menjadi kunci dalam mengatasi masalah gizi buruk yang masih menjadi tantangan di beberapa wilayah Indonesia, sekaligus meningkatkan daya saing tenaga kerja nasional.
Pelantikan resmi diperkirakan akan diselesaikan dalam beberapa jam ke depan, dengan susunan acara yang meliputi sambutan, pengambilan sumpah, serta penandatanganan surat keputusan.




