Frankenstein45.Com – 09 Juni 2026 | Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan kembali komitmen negara dalam menerapkan prinsip politik luar negeri bebas aktif ketika bertemu delapan Duta Besar negara sahabat di Istana Negara.
Dalam pertemuan tersebut, Prabowo menekankan bahwa Indonesia tidak memihak pada blok politik manapun, melainkan mengutamakan kepentingan nasional, kedaulatan, dan kesejahteraan rakyat. Ia menegaskan bahwa kebijakan bebas aktif harus senantiasa dijalankan melalui dialog, kerja sama, serta penghormatan terhadap hukum internasional.
Delapan Duta Besar yang hadir meliputi perwakilan dari berbagai negara sahabat. Berikut adalah daftar Duta Besar yang hadir:
- Duta Besar Australia
- Duta Besar Jepang
- Duta Besar Amerika Serikat
- Duta Besar China
- Duta Besar India
- Duta Besar Uni Emirat Arab
- Duta Besar Turki
- Duta Besar Rusia
Presiden Prabowo juga menyoroti beberapa bidang yang menjadi prioritas dalam hubungan bilateral, antara lain perdagangan, investasi, keamanan maritim, serta kerja sama di sektor energi terbarukan. Ia mengajak para duta besar untuk memperkuat jaringan diplomatik dan meningkatkan peran Indonesia dalam forum internasional.
Selain itu, Prabowo menegaskan pentingnya menjaga stabilitas regional di tengah dinamika geopolitik yang cepat berubah. Ia mengajak semua pihak untuk berkontribusi dalam menciptakan perdamaian dan keamanan di kawasan Asia‑Pasifik.
Pertemuan ini diakhiri dengan penandatanganan nota kesepahaman yang menegaskan komitmen bersama untuk memperluas kerja sama di bidang teknologi, pendidikan, dan budaya.




