Frankenstein45.Com – 04 Juni 2026 | Mobilitas penumpang pada rute Tanah Abang‑Rangkasbitung terus mencatat pertumbuhan signifikan, mendorong Kereta Api Indonesia (KAI) untuk menyiapkan serangkaian peningkatan infrastruktur. Proyek utama mencakup penambahan kapasitas jalur, penguatan jaringan listrik, serta modernisasi sistem persinyalan guna mendukung frekuensi kereta yang lebih tinggi.
Beberapa langkah kunci yang akan dilaksanakan meliputi:
- Peningkatan daya listrik pada gardu induk sepanjang lintasan, sehingga daya yang tersedia bagi lokomotif dan peralatan stasiun dapat menampung beban tambahan.
- Penggantian sinyal analog dengan sistem persinyalan berbasis komputer (CBTC) yang lebih akurat dan responsif.
- Penambahan trek tambahan di beberapa titik strategis untuk memungkinkan jalur ganda dan mengurangi waktu tunggu kereta.
Target jangka menengah adalah meningkatkan kapasitas penumpang hingga 30 % dibandingkan kondisi saat ini, dengan harapan menurunkan tingkat kepadatan pada jam‑jam sibuk. KAI menargetkan selesainya sebagian besar pekerjaan penguatan listrik pada akhir tahun 2027, sementara modernisasi persinyalan diperkirakan selesai pada awal 2029.
Selain manfaat operasional, proyek ini juga diharapkan dapat menurunkan konsumsi energi per kereta berkat teknologi persinyalan yang lebih efisien, serta meningkatkan tingkat keamanan dengan mengurangi potensi kesalahan manusia.
Dengan langkah-langkah tersebut, KAI berharap layanan kereta api pada koridor Tanah Abang‑Rangkasbitung menjadi lebih andal, cepat, dan nyaman bagi ribuan penumpang yang bergantung pada transportasi publik ini setiap harinya.




