Rekor Suhu Mei Terpanas Pecah Dua Hari Berturut-turut: London 35,1°C, Wales 32,9°C
Rekor Suhu Mei Terpanas Pecah Dua Hari Berturut-turut: London 35,1°C, Wales 32,9°C

Rekor Suhu Mei Terpanas Pecah Dua Hari Berturut-turut: London 35,1°C, Wales 32,9°C

Frankenstein45.Com – 27 Mei 2026 | London mencatat suhu tertinggi yang pernah terjadi pada bulan Mei, dengan 35,1°C terdeteksi di Kew Gardens pada Selasa, 26 Mei 2026, menandai hari terpanas kedua berturut‑turut setelah suhu 34,8°C tercatat pada hari sebelumnya. Rekor sebelumnya, 32,8°C, telah bertahan sejak 1922 dan 1944. Di Wales, Bute Park, Cardiff, mencatat suhu 32,9°C, melampaui catatan 32,2°C di Hawarden Airport pada Senin. Sementara di Irlandia, County Clare mencatat 30°C. Di wilayah lain seperti Shetland, suhu masih sejuk sekitar 11°C.

Pengaruh Terhadap Transportasi dan Aktivitas Publik

Gelombang panas ini menyebabkan gangguan signifikan pada layanan transportasi. Beberapa layanan kereta mengalami penundaan atau pembatalan, terutama di wilayah London, karena suhu ekstrem dapat memicu kegagalan peralatan dan meningkatkan risiko kebakaran di jalur rel. Selain itu, empat orang meninggal di lokasi berenang di Inggris selama akhir pekan libur bank, menambah kekhawatiran akan bahaya terkait panas.

Peringatan Kesehatan dan Tindakan Pemerintah

UK Health Security Agency (UKHSA) mengeluarkan peringatan kesehatan berwarna amber untuk wilayah selatan, tenggara, London, Midlands, dan timur Inggris, yang akan tetap berlaku hingga sore hari Kamis, 28 Mei. Peringatan kuning tetap aktif di wilayah barat laut dan timur laut. Peringatan ini menekankan pentingnya hidrasi, menghindari paparan sinar matahari langsung pada jam puncak, dan memeriksa kondisi orang tua atau mereka yang memiliki penyakit kronis.

Dr. Anya Gopfert, konsultan perlindungan kesehatan di UKHSA, menegaskan bahwa bahkan suhu sedang dapat menimbulkan masalah kesehatan serius, terutama pada kelompok rentan. Ia menyarankan masyarakat untuk memeriksa tetangga, keluarga, dan memastikan mereka mengikuti nasihat resmi.

Faktor Penyebab dan Analisis Klimatologis

Met Office menjelaskan bahwa kombinasi tekanan tinggi di Atlantik barat dan aliran udara panas yang terperangkap di atas daratan meningkatkan suhu permukaan secara signifikan. Perubahan iklim global berkontribusi pada frekuensi dan intensitas gelombang panas, membuat rekor-rekor suhu lama semakin mudah terlampaui. Tahun 2022 mencatat suhu tertinggi sepanjang masa di Inggris, 40,3°C, yang menegaskan tren pemanasan yang berkelanjutan.

Reaksi Masyarakat dan Dampak Ekonomi

Berbagai taman kota, pantai, dan area rekreasi dipadati pengunjung yang memanfaatkan cuaca cerah. Penjualan es krim, minuman dingin, dan produk pendingin meningkat tajam. Namun, sektor energi menghadapi beban tambahan karena permintaan listrik untuk pendingin ruangan melonjak, menambah tekanan pada jaringan listrik nasional.

Para petani di selatan Inggris melaporkan tantangan dalam menjaga kelembaban tanah, sementara peternak harus mencari cara menyejukkan hewan peliharaan mereka. Panduan praktis tentang cara menjaga hewan tetap sejuk disebarkan melalui media lokal.

Proyeksi Kedepan

Prakiraan cuaca menunjukkan kemungkinan suhu tetap tinggi pada hari-hari mendatang, dengan ancaman badai petir di wilayah barat daya, Midlands, dan timur Inggris antara pukul 15.00–22.00. Meskipun hujan lebat dapat menurunkan suhu sementara, risiko kebakaran hutan dan padang rumput tetap tinggi, seperti yang terlihat di dekat Arthur’s Seat, Edinburgh.

Secara keseluruhan, catatan suhu Mei yang menembus batas historis menegaskan perlunya kesiapan nasional dalam menghadapi perubahan iklim. Pemerintah diharapkan memperkuat kebijakan mitigasi dan adaptasi, termasuk peningkatan jaringan peringatan dini, penyediaan tempat pendinginan publik, dan edukasi berkelanjutan mengenai bahaya gelombang panas.