Frankenstein45.Com – 17 Mei 2026 | Turki terus menjalin komunikasi dengan Amerika Serikat terkait rencana pengadaan pesawat tempur generasi kelima F-35. Pemerintah Ankara berharap pembicaraan yang baru-baru ini diintensifkan dapat menghasilkan kesepakatan yang menguntungkan bagi kedua belah pihak.
Setelah program F-35 untuk Turki dibatalkan pada 2019 karena pembelian sistem pertahanan S-400 dari Rusia, Ankara menegaskan komitmennya untuk kembali ke jalur negosiasi. Menteri Pertahanan Turki, Yaşar Güler, dalam sebuah konferensi pers menyatakan bahwa pihaknya telah mengirim tim delegasi ke Washington untuk membahas persyaratan teknis, finansial, dan jadwal pengiriman.
Pihak Amerika Serikat, melalui Pentagon, menanggapi bahwa Washington terbuka untuk mengevaluasi kembali partisipasi Turki asalkan memenuhi kriteria keamanan dan interoperabilitas yang ketat.
- Tujuan utama: Mengamankan akses Turki ke teknologi siluman dan kemampuan tempur mutakhir.
- Isu utama: Persyaratan lisensi teknologi, biaya pembelian (diperkirakan miliaran dolar), serta dampak geopolitik terkait hubungan Turki dengan Rusia.
- Jadwal potensial: Negosiasi diproyeksikan selesai pada akhir 2026, dengan kemungkinan pengiriman pertama pada awal 2028.
Jika tercapai, kerja sama ini dapat memperkuat aliansi NATO di wilayah Timur Tengah dan Eropa Tenggara, sekaligus menambah kemampuan pertahanan Turki dalam menghadapi ancaman regional.




