Frankenstein45.Com – 08 Juni 2026 | Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono menanggapi beredarnya video dan narasi yang mengklaim seorang LGBT berhasil masuk ke TNI AD. Menurutnya, tuduhan bahwa prajurit melakukan penyimpangan seksual belum terbukti secara faktual.
Video tersebut menyebar luas di berbagai platform media sosial, menampilkan seorang individu yang mengaku sebagai anggota TNI AD dan mengklaim adanya praktik homoseksual di dalam lingkungan militer. Sejak pertama kali muncul, materi itu memicu perdebatan sengit di kalangan netizen.
Dalam keterangan resmi, Kadispenad menyatakan:
- Tidak ada bukti dokumenter yang menguatkan klaim penyimpangan seksual prajurit.
- Proses rekrutmen TNI AD tetap mengacu pada standar seleksi yang ketat, termasuk pemeriksaan psikologis dan latar belakang.
- Pihak Dinas Penerangan siap menindaklanjuti penyebaran informasi yang tidak berdasar dengan mekanisme hukum yang berlaku.
Beberapa poin penting yang disampaikan antara lain:
- Penelusuran video menunjukkan bahwa sumber aslinya tidak dapat diverifikasi.
- Anggota TNI AD yang terlibat dalam penyebaran rumor tersebut belum diidentifikasi secara resmi.
- Angkatan Darat menegaskan komitmen untuk menjaga integritas dan moral prajurit, serta menolak segala bentuk diskriminasi.
Reaksi publik terbagi antara yang menuntut transparansi lebih lanjut dan yang menilai isu ini sebagai upaya provokatif untuk menodai citra institusi militer. Hingga kini, tidak ada hasil penyelidikan yang mengonfirmasi adanya pelanggaran kode etik atau hukum militer terkait kasus tersebut.
Pihak Dinas Penerangan akan terus memantau perkembangan informasi dan memberikan klarifikasi resmi jika ada bukti baru yang muncul.







