Frankenstein45.Com – 09 Juni 2026 | Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan (Wamenlu) Arif Havas Oegroseno baru-baru ini menyampaikan pesan penting kepada generasi muda tentang peran strategis laut dalam menjamin keberlanjutan masa depan Indonesia. Dalam sebuah acara yang dihadiri oleh para pemuda, akademisi, dan praktisi lingkungan, Arif Havas menekankan bahwa laut bukan hanya sumber daya ekonomi, melainkan juga penyangga ekosistem yang mendukung kehidupan di seluruh nusantara.
Untuk menyalurkan energi inovatif generasi muda, pemerintah meluncurkan program Youth ESG (Environmental, Social, and Governance) yang menargetkan penciptaan solusi berbasis teknologi dalam melindungi ekosistem laut Asia. Program ini menyediakan beasiswa, pelatihan, serta akses ke inkubator startup bagi para pemuda yang memiliki ide-ide inovatif, seperti:
- Pengembangan sensor berbasis IoT untuk memantau kualitas air secara real‑time.
- Inisiatif pembersihan pantai dengan robot otonom yang ramah lingkungan.
- Platform digital yang menghubungkan nelayan dengan pasar lokal untuk mengurangi limbah pasca‑tangkap.
Arif Havas juga mengingatkan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada kolaborasi lintas sektoral, termasuk pemerintah daerah, lembaga swadaya masyarakat, dunia usaha, dan tentu saja para pemuda itu sendiri. Ia mengajak semua pihak untuk menjadikan laut sebagai warisan yang dapat dinikmati oleh generasi berikutnya.
Dengan semangat yang ditularkan melalui program Youth ESG, diharapkan anak muda Indonesia dapat menjadi agen perubahan yang tidak hanya mengurangi dampak negatif terhadap laut, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi baru yang berkelanjutan.




