Frankenstein45.Com – 08 Juni 2026 | Setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 dan sesudahnya gempa susulan berkekuatan 6,0 pada Senin pagi, warga Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, tetap berada dalam keadaan siaga tinggi. Masyarakat diminta untuk terus memantau pasang surut air laut sebagai bagian dari langkah pencegahan dini tsunami.
Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gorontalo mengingatkan bahwa perubahan level air laut dapat menjadi indikator awal terjadinya tsunami. Oleh karena itu, penduduk di daerah pesisir diminta untuk mengamati perbedaan tinggi muka air antara pasang naik dan pasang surut secara rutin.
- Jika air laut naik secara tiba‑tiba lebih tinggi dari biasanya, segera laporkan ke posko BPBD terdekat.
- Jauhi daerah pantai dan hindari aktivitas perairan sampai instruksi resmi diberikan.
- Ikuti arahan evakuasi yang telah disosialisasikan oleh pemerintah setempat.
Petugas kebencanaan juga menegaskan bahwa peringatan dini tsunami telah dikeluarkan sejak pagi hari, namun hingga kini belum ada laporan resmi mengenai gelombang tsunami yang melanda wilayah tersebut. Meskipun demikian, waspada tetap menjadi prioritas utama mengingat potensi gempa susulan yang masih tinggi.
Selain memantau pasang surut, warga diimbau untuk tetap memperhatikan informasi yang disiarkan melalui media lokal, sirine peringatan, serta aplikasi resmi penanggulangan bencana. Kesiapan individu, seperti menyiapkan tas darurat berisi perlengkapan penting, juga menjadi bagian penting dalam mengurangi risiko.
Para ahli geologi menambahkan bahwa fenomena pasang surut yang tidak wajar dapat muncul dalam rentang waktu beberapa menit hingga beberapa jam setelah gempa kuat. Karena itu, kewaspadaan terus-menerus diperlukan hingga otoritas menyatakan situasi aman.




