Frankenstein45.Com – 09 April 2026 | Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) baru-baru ini menyita sebanyak 122 tabung gas dinitrogen monoksida (N2O) yang beredar di pasaran dengan label merek “Baby Whip“. Gas yang populer dengan sebutan “gas tertawa” ini biasanya dipakai dalam pesta atau acara hiburan, namun penyalahgunaannya dapat menimbulkan risiko kesehatan yang serius.
Berikut beberapa fakta penting terkait penyitaan tersebut:
- Jumlah dan jenis: 122 tabung berisi N2O, masing‑masing berkapasitas standar yang biasanya dipakai untuk balon.
- Merek: Semua tabung berlabel “Baby Whip”, sebuah merek yang dikenal di kalangan konsumen muda.
- Alasan penyitaan: BPOM mencatat bahwa penjual tidak memiliki izin edar untuk produk yang mengandung zat kimia berpotensi disalahgunakan, serta tidak menyediakan informasi peringatan yang memadai.
- Potensi bahaya: Penggunaan N2O secara tidak tepat dapat menyebabkan hipoksia, kerusakan saraf, hingga kematian jika dihirup dalam jumlah besar.
BPOM menegaskan bahwa penjualan dan distribusi gas N2O tanpa izin merupakan pelanggaran regulasi obat dan makanan. Pihak berwenang akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap jaringan distribusi yang terlibat, serta menindak tegas pelaku yang melanggar.
Warga diimbau untuk tidak membeli atau menggunakan produk serupa tanpa rekomendasi medis atau izin resmi. Pemerintah berkomitmen meningkatkan pengawasan terhadap bahan kimia berbahaya demi melindungi kesehatan publik.




