220 Siswa SD dan SMP di Nagan Raya Aceh Belajar di Tenda Darurat
220 Siswa SD dan SMP di Nagan Raya Aceh Belajar di Tenda Darurat

220 Siswa SD dan SMP di Nagan Raya Aceh Belajar di Tenda Darurat

Frankenstein45.Com – 04 April 2026 | Pada tahun 2024, sebanyak 220 murid Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kecamatan Beutong, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, masih harus menempuh proses belajar mengajar di dalam tenda darurat. Tenda‑tenda tersebut dipasang setelah bencana alam yang melanda wilayah tersebut, mengakibatkan kerusakan parah pada bangunan sekolah.

  • Kurangnya ruang kelas permanen menghambat pelaksanaan kurikulum secara optimal.
  • Fasilitas listrik dan internet yang tidak memadai menyulitkan proses pembelajaran daring.
  • Risiko kesehatan meningkat akibat sirkulasi udara yang buruk dan potensi serangan hama.

Pemerintah Kabupaten Nagan Raya telah menyiapkan rencana pembangunan kembali. Prioritas utama adalah memperbaiki 10 bangunan sekolah yang rusak berat dalam waktu enam bulan ke depan, dengan anggaran yang dialokasikan dari dana bantuan bencana nasional. Sementara itu, bantuan non‑material seperti perlengkapan belajar, makanan, dan layanan kesehatan sementara terus didistribusikan oleh Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan setempat.

Komunitas lokal dan organisasi non‑pemerintah juga turut berperan. Relawan membantu memperbaiki atap tenda, menyediakan pendingin ruangan sederhana, serta mengadakan kelas tambahan untuk mengurangi beban belajar siswa.

Jika proses rehabilitasi berjalan sesuai rencana, diharapkan seluruh murid dapat kembali ke kelas permanen pada akhir tahun ajaran 2024/2025. Upaya bersama antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga bantuan menjadi kunci utama untuk mengembalikan kondisi pendidikan yang layak bagi anak‑anak Nagan Raya.