Frankenstein45.Com – 06 Juni 2026 | Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, mengumumkan bahwa pemerintah telah menyelesaikan pembangunan 222 gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di 30 provinsi di seluruh Indonesia. Gedung-gedung tersebut akan segera difungsikan untuk memberikan layanan gizi yang terintegrasi, terutama bagi masyarakat di wilayah terluar, tertinggal, dan terdepan (3T).
Berikut ini beberapa poin penting terkait pelaksanaan SPPG tersebut:
- Jumlah total SPPG yang selesai dibangun: 222 gedung.
- Distribusi geografis: tersebar di 30 provinsi, mencakup semua wilayah Indonesia termasuk daerah 3T.
- Fungsi utama SPPG: penyediaan layanan pemeriksaan gizi, konseling gizi, serta distribusi makanan tambahan bagi kelompok rentan.
- Target manfaat: meningkatkan status gizi balita, ibu hamil, dan lansia, serta menurunkan angka stunting nasional.
- Sinergi lintas sektor: kerja sama antara Kementerian PU, Kementerian Kesehatan, dan pemerintah daerah.
Implementasi SPPG diharapkan dapat memperkuat jaringan layanan gizi, terutama di daerah yang selama ini sulit dijangkau. Dengan adanya fasilitas ini, masyarakat di wilayah 3T dapat memperoleh layanan gizi yang layak tanpa harus bepergian jauh ke kota besar.
Pemerintah menegaskan komitmen untuk terus memperluas jaringan SPPG serta meningkatkan kualitas layanan melalui pelatihan tenaga kesehatan dan penyediaan peralatan modern. Langkah ini sejalan dengan upaya nasional dalam menurunkan angka stunting dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.




