Frankenstein45.Com – 06 Juni 2026 | Bandung kembali menjadi sorotan budaya Indonesia ketika lebih dari lima ratus musisi berkumpul dalam rangka menyemarakkan Bandung Kota Angklung Festival 2026. Acara tahunan ini dijadikan panggung kolaborasi lintas genre, memadukan musik tradisional angklung dengan alunan pop, jazz, dan musik dunia.
Festival yang diselenggarakan di Taman Budaya Bandung selama tiga hari (12‑14 Oktober 2026) menampilkan serangkaian pertunjukan, workshop, serta pameran instrumen angklung. Setiap hari dibuka dengan parade angklung yang melintasi jalan Braga, menampilkan ribuan penonton yang menyaksikan alunan melodi khas Jawa Barat.
Sorotan utama acara meliputi:
- Konser pembukaan yang menampilkan orkestra angklung bersama penyanyi pop tanah air.
- Workshop interaktif bagi peserta usia 7‑17 tahun untuk belajar memainkan angklung.
- Pertunjukan kolaborasi antara grup musik tradisional dan band indie lokal.
- Diskusi panel dengan pakar budaya tentang pelestarian warisan musik tradisional.
Berbagai komunitas musik dari seluruh Indonesia, bahkan beberapa musisi internasional, turut berpartisipasi, menegaskan posisi Bandung sebagai “Kota Angklung” yang terbuka terhadap pertukaran budaya.
Berikut jadwal singkat tiga hari festival:
| Hari | Waktu | Acara |
|---|---|---|
| Hari 1 (12 Okt) | 10:00‑12:00 | Parade Angklung & Pembukaan Resmi |
| 14:00‑17:00 | Workshop Angklung untuk Anak‑Anak | |
| Hari 2 (13 Okt) | 11:00‑13:00 | Kolaborasi Angklung & Jazz |
| 15:00‑18:00 | Panel Diskusi: Menjaga Warisan Musik | |
| Hari 3 (14 Okt) | 09:00‑11:00 | Penampilan Band Indie & Angklung |
| 13:00‑16:00 | Konser Penutup & Upacara Penyerahan Penghargaan |
Antusiasme penonton terlihat dari ribuan tiket yang terjual dalam hitungan jam, serta kehadiran media nasional yang meliput acara ini. Penyelenggara berharap festival tahun ini dapat meningkatkan kesadaran generasi muda akan nilai budaya serta mendorong inovasi musik tradisional.
Dengan keberhasilan acara ini, Bandung Kota Angklung Festival 2026 diyakini akan menjadi tonggak penting dalam upaya melestarikan dan mengembangkan musik angklung di era modern.




