Frankenstein45.Com – 21 Juni 2026 | Menko Koordinator Politik dan Keamanan (Polkam) Djamari Chaniago menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dapat dipicu oleh fenomena iklim El Nino. Dalam pernyataannya, ia menyebutkan enam daerah yang memiliki tingkat risiko tinggi dan meminta seluruh pihak terkait meningkatkan kesiapsiagaan.
- Provinsi Riau
- Provinsi Jambi
- Provinsi Sumatera Barat
- Provinsi Kalimantan Tengah
- Provinsi Sulawesi Selatan
- Provinsi Nusa Tenggara Barat
El Nino yang diperkirakan akan memuncak pada musim kemarau ini dapat menurunkan curah hujan secara signifikan, meningkatkan suhu, dan memperpanjang periode kering. Kondisi tersebut menciptakan lingkungan yang sangat mudah terbakar, sehingga potensi kebakaran hutan menjadi lebih tinggi.
Pemerintah telah menyiapkan serangkaian langkah antisipatif, antara lain meningkatkan koordinasi antar‑sektor, memperkuat pemantauan satelit, serta menambah jumlah personel pemadam kebakaran di daerah rawan. Selain itu, program penyuluhan kepada masyarakat tentang pencegahan karhutla juga diperluas, termasuk pelatihan penggunaan alat pemadam api ringan dan penegakan hukum yang lebih tegas terhadap pelaku pembakaran ilegal.
Koordinasi lintas kementerian, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta pemerintah daerah diharapkan dapat mempercepat respons ketika terjadi kebakaran. Dengan kesiapsiagaan yang terintegrasi, diharapkan dampak El Nino terhadap kebakaran hutan dapat diminimalisir, melindungi ekosistem, serta mengurangi kerugian ekonomi dan kesehatan masyarakat.




