Frankenstein45.Com – 11 April 2026 | PT Adhi Karya (Persero) Tbk mencatatkan laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) sebesar Rp 763 miliar pada kuartal terakhir, menandakan perbaikan kinerja keuangan setelah periode sebelumnya yang terdampak oleh penurunan order.
Angka EBITDA ini tercapai berkat peningkatan pendapatan dari sektor konstruksi jalan, gedung, serta proyek infrastruktur energi. Pada periode yang sama, perusahaan berhasil menurunkan beban operasional melalui optimalisasi biaya dan penyesuaian struktur organisasi.
Namun, tantangan utama yang masih dihadapi Adhi Karya adalah penagihan piutang proyek LRT Jabodebek yang masih tertunda. Piutang tersebut diperkirakan mencapai nilai ratusan miliar rupiah, yang bila segera diselesaikan dapat memperkuat likuiditas dan menambah margin keuntungan perusahaan.
Strategi Penagihan Piutang LRT Jabodebek
- Melakukan business review menyeluruh untuk mengidentifikasi hambatan pembayaran.
- Berkoordinasi intensif dengan konsorsium LRT Jabodebek dan otoritas terkait guna mempercepat proses verifikasi dokumen.
- Mengajukan penjadwalan ulang pembayaran berdasarkan kemampuan cash flow kontraktor utama.
- Memanfaatkan mekanisme mediasi atau arbitrase bila diperlukan untuk menyelesaikan sengketa.
Selain itu, Adhi Karya berupaya meningkatkan cash flow melalui diversifikasi portofolio proyek, termasuk mengamankan kontrak baru di sektor energi terbarukan dan infrastruktur publik.
Proyeksi Keuangan ke Depan
Dengan EBITDA yang kuat dan upaya penagihan piutang yang terstruktur, manajemen memperkirakan peningkatan laba bersih sebesar 10‑15 persen pada akhir tahun fiskal. Pencapaian target ini bergantung pada:
- Kecepatan realisasi pembayaran piutang LRT Jabodebek.
- Stabilitas permintaan proyek infrastruktur pemerintah.
- Kondisi makroekonomi yang mendukung pertumbuhan investasi.
Secara keseluruhan, laporan keuangan terbaru menunjukkan bahwa PT Adhi Karya berada pada jalur pemulihan yang solid, dengan fokus utama pada likuiditas dan penyelesaian piutang strategis.




