Frankenstein45.Com – 04 Juni 2026 | Admin akun Instagram resmi Badan Gizi Nasional (BGN), @badangizinasional, pada hari ini menghapus sebuah postingan yang berisi ucapan terima kasih kepada tiga mantan pimpinan BGN, yaitu Dadan Hindayana, Sony Sanjaya, dan Lodewyk Pusung.
Postingan tersebut awalnya dipublikasikan untuk menghargai kontribusi ketiga tokoh tersebut selama menjabat, namun dihapus tak lama setelah mereka resmi menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi yang melibatkan proyek pengadaan bahan pangan.
Berikut rangkaian peristiwa yang terjadi:
- 28 April 2024: Dadan Hindayana, Sony Sanjaya, dan Lodewyk Pusung ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam penyelidikan terkait dugaan suap pada kontrak pengadaan bahan pangan.
- 30 April 2024: Akun Instagram @badangizinasional memposting foto grup ketiga mantan pimpinan dengan caption berisi ucapan terima kasih atas dedikasi mereka.
- 1 Mei 2024 (pagi): Admin akun menghapus postingan tersebut dan tidak memberikan penjelasan resmi di platform.
Penghapusan postingan menimbulkan spekulasi di kalangan netizen. Beberapa pengguna menilai langkah tersebut sebagai upaya menjaga citra BGN di tengah sorotan publik, sementara yang lain mengkritik kurangnya transparansi dari pihak institusi.
Hingga saat ini, perwakilan BGN belum memberikan komentar resmi mengenai keputusan penghapusan tersebut maupun implikasi hukum yang dihadapi mantan pimpinan. Kasus korupsi yang melibatkan Dadan Hindayana, Sony Sanjaya, dan Lodewyk Pusung masih dalam proses penyelidikan, dan keputusan akhir belum diumumkan.
Situasi ini menggarisbawahi tantangan lembaga pemerintah dalam mengelola reputasi publik ketika anggota seniornya terjerat kasus hukum, serta menyoroti peran media sosial sebagai arena cepat bagi publik untuk menilai dan menanggapi dinamika politik.







