Frankenstein45.Com – 06 April 2026 | Air BP, salah satu penyedia bahan bakar utama bagi maskapai penerbangan, mengumumkan bahwa mulai sekarang akan memberlakukan pembatasan pengisian bahan bakar di empat bandara utama Italia, yakni Bologna, Milan Linate, Treviso, dan Venesia.
Pembatasan ini diterapkan sebagai respons terhadap tekanan pasokan bahan bakar yang meningkat serta upaya mengoptimalkan distribusi sumber daya di tengah permintaan yang fluktuatif. Menurut pernyataan resmi Air BP, kebijakan ini bersifat sementara dan akan dievaluasi secara berkala.
- Bologna (BLQ): Pengisian bahan bakar dibatasi maksimal 30.000 liter per penerbangan.
- Milan Linate (LIN): Batas maksimum pengisian ditetapkan 25.000 liter.
- Treviso (TSF): Pengisian tidak boleh melebihi 20.000 liter.
- Venesia (VCE): Limitasi sebesar 28.000 liter per pesawat.
Bandara‑bandara tersebut melayani sejumlah penerbangan domestik dan internasional, sehingga pembatasan ini diperkirakan akan memengaruhi jadwal operasional maskapai, terutama pada penerbangan jarak pendek yang memerlukan bahan bakar dalam jumlah lebih kecil.
Maskapai penerbangan yang beroperasi di bandara‑bandara tersebut, termasuk Ryanair, EasyJet, dan Alitalia, telah diminta menyesuaikan rencana penerbangan mereka. Beberapa operator mempertimbangkan penggunaan bahan bakar alternatif atau penjadwalan ulang penerbangan untuk menghindari potensi penundaan.
Para analis industri memperkirakan bahwa pembatasan ini dapat menambah beban biaya operasional bagi maskapai, terutama jika harus melakukan pengisian bahan bakar di bandara lain yang jauh dari rute utama. Di sisi lain, langkah tersebut diharapkan dapat menstabilkan pasokan bahan bakar di seluruh jaringan bandara Italia.
Pengguna maskapai diharapkan untuk memantau informasi terbaru melalui kanal resmi maskapai dan otoritas bandara terkait, mengingat situasi dapat berubah dengan cepat tergantung pada kondisi pasar bahan bakar.




