Frankenstein45.Com – 11 Mei 2026 | Maskapai berbiaya rendah AirAsia mengumumkan rencana ambisius untuk memperbaharui armadanya dengan menambah 150 unit pesawat Airbus A220. Total investasi yang direncanakan mencapai sekitar Rp 300 triliun, menjadikan langkah ini sebagai salah satu proyek pembelian pesawat terbesar di kawasan Asia Tenggara.
Airbus A220 dipilih karena efisiensi bahan bakar yang tinggi, jejak karbon yang lebih rendah, serta kemampuan beroperasi di bandara dengan runway pendek. Dengan kapasitas penumpang antara 120 hingga 150 orang, pesawat ini diharapkan dapat meningkatkan frekuensi penerbangan pada rute-rute regional sekaligus menurunkan biaya operasional per penumpang.
Rencana Implementasi
- Pengiriman pertama dijadwalkan masuk pada kuartal ketiga tahun 2025.
- Seluruh 150 unit diproyeksikan akan masuk ke armada pada akhir 2028.
- AirAsia akan menyesuaikan konfigurasi kabin untuk menambah ruang kaki dan layanan hiburan digital.
Manfaat Strategis
Penambahan Airbus A220 diharapkan memperluas jaringan penerbangan AirAsia tidak hanya di kawasan ASEAN, tetapi juga ke pasar Asia Pasifik yang lebih luas. Fleksibilitas A220 memungkinkan maskapai membuka rute baru dengan permintaan menengah, memperkuat posisi kompetitif di tengah persaingan yang semakin ketat.
Data Perbandingan Armada
| Model | Jumlah Unit (Target) | Kapasitas Penumpang | Jarak Tempuh |
|---|---|---|---|
| Airbus A320neo | 120 | 150‑180 | 6.300 km |
| Airbus A220 | 150 | 120‑150 | 6.300 km |
Dengan total investasi sebesar Rp 300 triliun, AirAsia menargetkan peningkatan efisiensi bahan bakar hingga 20 persen dibandingkan armada sebelumnya, serta pengurangan emisi CO₂ secara signifikan. Langkah ini mencerminkan komitmen maskapai terhadap keberlanjutan sekaligus memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang.




