Frankenstein45.Com – 01 April 2026 | Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan pada konferensi pers pekan ini bahwa pemerintah telah berhasil menjaga ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) serta mempertahankan stabilitas fiskal negara meskipun kondisi ekonomi global masih penuh tantangan.
Stok BBM tetap aman
| Bahan Bakar | Stok Akhir 2023 (juta liter) | Target 2024 (juta liter) |
|---|---|---|
| Solar | 1.200 | 1.250 |
| Pertamax | 980 | 1.020 |
| Pertamax Turbo | 420 | 440 |
Stabilitas fiskal tetap terjaga
Di sisi fiskal, pemerintah menargetkan defisit anggaran tidak melebihi 4,5% dari Produk Domestik Bruto (PDB) tahun ini. Kebijakan pengendalian belanja dan peningkatan penerimaan pajak, termasuk penerapan tarif progresif pada sektor energi, menjadi pilar utama untuk menjaga keseimbangan keuangan negara.
Dinamika global yang memengaruhi
Fluktuasi harga minyak dunia akibat ketegangan geopolitik dan kebijakan produksi OPEC+ menambah tekanan pada pasar energi. Namun, dengan cadangan strategis dan kerjasama bilateral dalam pasokan minyak, Indonesia mampu menahan dampak volatilitas harga tersebut.
Langkah-langkah pemerintah ke depan
- Memperkuat jaringan distribusi BBM di wilayah terpencil melalui pembangunan depot baru.
- Meningkatkan kapasitas penyimpanan strategis di pelabuhan-pelabuhan utama.
- Mengoptimalkan penggunaan energi terbarukan untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.
- Menjalin perjanjian jangka panjang dengan pemasok internasional guna menstabilkan harga impor.
Airlangga menutup pernyataannya dengan menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, pelaku industri, dan masyarakat dalam menjaga ketersediaan BBM serta menjaga kesehatan fiskal negara, demi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.




