Frankenstein45.Com – 16 Juni 2026 | Wakil Presiden Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, mengakui bahwa sejumlah program pemerintah masih memiliki banyak kekurangan. Dalam sebuah pernyataan, ia menegaskan komitmen untuk memperbaiki program‑program tersebut melalui dialog terbuka dan penyerapannya terhadap aspirasi masyarakat.
- Kebijakan penanganan inflasi yang belum sepenuhnya efektif.
- Program bantuan sosial yang masih mengalami hambatan distribusi.
- Pembangunan infrastruktur yang terkadang terhambat oleh birokrasi.
- Reformasi sektor kesehatan yang memerlukan koordinasi lintas‑instansi.
Gibran menambahkan bahwa proses perbaikan akan melibatkan tiga langkah utama:
- Membuka ruang dialog dengan para pemangku kepentingan, termasuk lembaga swadaya masyarakat, akademisi, dan warga.
- Mengumpulkan dan menganalisis masukan serta aspirasi yang masuk secara sistematis.
- Menerapkan penyesuaian kebijakan berdasarkan hasil evaluasi dan umpan balik.
Ia juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam setiap tahapan perbaikan, serta mengajak seluruh elemen bangsa untuk berperan aktif. “Kita perbaiki bersama,” ujar Gibran, menegaskan semangat kolaboratif dalam menyempurnakan kebijakan nasional.
Pernyataan ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik dan memperkuat legitimasi pemerintah dalam upaya menciptakan kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan rakyat.




