Alasan BEM Trisakti Pilih Geruduk DPR: Fungsi Pengawasan Tak Berjalan Optimal!
Alasan BEM Trisakti Pilih Geruduk DPR: Fungsi Pengawasan Tak Berjalan Optimal!

Alasan BEM Trisakti Pilih Geruduk DPR: Fungsi Pengawasan Tak Berjalan Optimal!

Frankenstein45.Com – 19 Juni 2026 | Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Trisakti menggelar aksi demonstrasi di dalam gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada Jumat (26/06/2024) dengan tujuan menuntut peningkatan fungsi pengawasan pemerintah, khususnya dalam pengelolaan anggaran dan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Demonstrasi tersebut berlangsung di ruang rapat DPR dan diikuti oleh ratusan mahasiswa dari berbagai fakultas.

Mahasiswa menyoroti bahwa selama beberapa tahun terakhir, alokasi anggaran pendidikan dan kesehatan belum optimal, sementara program MBG yang seharusnya menjamin akses makanan bergizi bagi siswa masih mengalami kendala dalam pelaksanaannya. Mereka menilai bahwa DPR belum menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal, sehingga terjadi ketidaksesuaian antara kebijakan yang ditetapkan dengan realisasi di lapangan.

Beberapa poin utama yang disampaikan oleh BEM Trisakti antara lain:

  • Peninjauan kembali mekanisme alokasi dana pendidikan agar lebih transparan dan akuntabel.
  • Peningkatan pengawasan terhadap pelaksanaan program MBG, termasuk audit berkala dan pelaporan publik.
  • Penguatan peran DPR sebagai lembaga pengawas dengan mengoptimalkan komisi-komisi terkait kebijakan sosial dan pendidikan.
  • Dialog intensif antara pemerintah, DPR, dan perwakilan mahasiswa untuk menemukan solusi bersama.

Dalam sambutannya, Ketua BEM Trisakti menyatakan, “Kami bukan menentang lembaga legislatif, melainkan mengajak DPR untuk lebih serius menjalankan mandatnya dalam mengawasi penggunaan anggaran publik. Mahasiswa sebagai penerima kebijakan berhak mendapatkan penjelasan yang jelas dan hasil yang nyata.”

Pihak DPR menanggapi aksi tersebut dengan mengundang perwakilan BEM Trisakti untuk berdiskusi lebih lanjut dalam rapat komisi terkait. Sekretaris Jenderal DPR menegaskan komitmen lembaga untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, serta meninjau kembali prosedur pengawasan yang ada.

Aksi ini juga mendapat sorotan media sosial, di mana banyak netizen memberikan dukungan terhadap tuntutan mahasiswa. Beberapa pihak menilai bahwa langkah BEM Trisakti merupakan bentuk partisipasi aktif dalam proses demokrasi, sementara yang lain mengingatkan pentingnya menjaga protokol keamanan di dalam gedung parlemen.

Ke depannya, BEM Trisakti berencana melanjutkan aksi-aksi serupa di institusi lain, termasuk kampus-kampus lain dan lembaga pemerintah, untuk memastikan bahwa fungsi pengawasan tetap menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan kebijakan publik.