Frankenstein45.Com – 19 April 2026 | Aliansi Penerjemah China-ASEAN, yang secara resmi bernama China-ASEAN Association of Translation, Interpreting and Communication, telah resmi dibentuk pada awal 2024 sebagai platform kolaboratif antara penerjemah, penafsir, dan praktisi komunikasi dari kedua wilayah.
Aliansi ini bertujuan memperkuat kerja sama kawasan melalui peningkatan kualitas layanan penerjemahan dan penafsiran, serta memperlancar alur informasi antara negara-negara anggota ASEAN dan Republik Rakyat China. Dengan mengintegrasikan standar profesional, pelatihan bersama, dan pertukaran sumber daya, diharapkan hambatan bahasa dapat diminimalisir dalam pertemuan diplomatik, bisnis, serta kegiatan budaya.
Beberapa sasaran utama yang dirumuskan dalam piagam pendirian antara lain:
- Menyusun standar kompetensi dan sertifikasi bagi penerjemah serta penafsir yang bekerja di lingkup China-ASEAN.
- Menyelenggarakan workshop, seminar, dan program pelatihan bersama secara periodik.
- Membangun jaringan digital yang memfasilitasi pertukaran dokumen, glosarium, dan basis data terminologi multibahasa.
- Mendukung kegiatan pertukaran budaya, pameran, dan konferensi dengan menyediakan layanan interpretasi simultan dan terjemahan simultan yang akurat.
- Memberikan rekomendasi kebijakan kepada pemerintah masing-masing dalam upaya mempermudah proses komunikasi lintas bahasa.
Ketua Aliansi, Dr. Li Wei, menyatakan bahwa “bahasa bukan lagi penghalang, melainkan jembatan yang dapat memperkuat sinergi ekonomi dan diplomatik antara China dan negara-negara ASEAN”. Ia menambahkan bahwa aliansi ini akan menjadi wadah bagi para profesional untuk berbagi best practice serta mengembangkan teknologi penerjemahan berbasis AI yang sesuai dengan konteks regional.
Para pejabat ASEAN juga menyambut baik inisiatif tersebut. Sekretaris Jenderal ASEAN, Ms. Dwi Astuti, menekankan pentingnya kolaborasi bahasa dalam memperlancar implementasi Rencana Aksi ASEAN-China 2025-2030, terutama dalam bidang perdagangan, pendidikan, dan pariwisata.
Ke depan, Aliansi berencana meluncurkan portal daring yang memuat direktori penerjemah bersertifikat, modul e-learning, serta forum diskusi terbuka. Dengan langkah ini, diharapkan tercipta ekosistem penerjemahan yang inklusif, responsif terhadap kebutuhan pasar, dan mampu mendukung pertumbuhan hubungan bilateral serta multilateral di kawasan Asia-Pasifik.




