Frankenstein45.Com – 08 April 2026 | WASHINGTON – Pada Senin, 6 April 2026, Yassamin Ansari, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat dari Partai Demokrat, mengumumkan niatnya mengajukan pasal pemakzulan terhadap Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Pete Hegseth. Ansari menuduh Hegseth melakukan pelanggaran serius yang dapat mengancam keamanan nasional, termasuk penyalahgunaan wewenang dan penggelapan dana pertahanan.
- Penyalahgunaan dana alokasi pertahanan untuk proyek-proyek pribadi yang tidak relevan dengan keamanan nasional.
- Pengabaian prosedur persetujuan kontrak militer, yang berpotensi membuka celah korupsi.
- Pemberian kontrak kepada perusahaan yang memiliki hubungan pribadi dengan pejabat tinggi di dalam Departemen Pertahanan.
Ansari menambahkan bahwa proses pemakzulan akan dimulai dengan penyelidikan oleh Komite Pengawasan dan Reformasi Pemerintahan (House Oversight Committee), diikuti dengan pemungutan suara di Dewan Perwakilan. Jika mayoritas mendukung, kasus tersebut akan dibawa ke Senat untuk sidang pemakzulan.
Reaksi dari kalangan politik beragam. Sebagian anggota Partai Republik menolak keras upaya tersebut, menyebutnya sebagai “pencobaan politik” yang tidak berdasar. Sementara itu, beberapa anggota Demokrat lain menyatakan dukungan, menilai bahwa transparansi dan akuntabilitas harus dijaga dalam pengelolaan anggaran pertahanan.
Pengamat kebijakan luar negeri menilai bahwa jika pemakzulan berhasil, akan menjadi preseden pertama dalam sejarah modern Amerika Serikat dimana seorang Menteri Pertahanan dijatuhkan melalui proses legislatif. Mereka memperingatkan bahwa langkah ini dapat menimbulkan ketegangan politik internal dan memengaruhi kebijakan pertahanan negara di tengah situasi geopolitik yang semakin kompleks.
Hegseth belum memberikan komentar resmi terkait tuduhan tersebut, namun sumber dalam lingkaran dalam pemerintah menyatakan bahwa ia sedang menyiapkan pernyataan klarifikasi dan kemungkinan mengajukan pembelaan hukum.




