Antusiasme Tinggi, Kemenag Catat 8.000 Pendaftar Beasiswa Indonesia Bangkit Masuk Tahap Asesmen Akademik dan Psikologi
Antusiasme Tinggi, Kemenag Catat 8.000 Pendaftar Beasiswa Indonesia Bangkit Masuk Tahap Asesmen Akademik dan Psikologi

Antusiasme Tinggi, Kemenag Catat 8.000 Pendaftar Beasiswa Indonesia Bangkit Masuk Tahap Asesmen Akademik dan Psikologi

Frankenstein45.Com – 28 Juni 2026 | Kementerian Agama (Kemenag) mencatat adanya antusiasme tinggi dari calon penerima Beasiswa Indonesia Bangkit, dengan total pendaftar mencapai 8.000 orang. Jumlah ini menandakan minat yang kuat dari mahasiswa dan calon mahasiswa yang ingin melanjutkan studi jenjang S1 hingga S3 melalui program beasiswa yang didanai pemerintah.

Beasiswa Indonesia Bangkit memberikan kesempatan bagi peserta untuk menempuh pendidikan di dalam negeri maupun luar negeri, mencakup seluruh bidang studi. Seleksi dilakukan dalam dua tahap utama, yaitu asesmen akademik dan asesmen psikologi.

Jadwal dan tahapan seleksi terbaru

Tahap Waktu Pelaksanaan
Pendaftaran online 1 – 15 Mei 2024
Asesmen akademik 20 – 25 Mei 2024 (online)
Asesmen psikologi 1 – 5 Juni 2024 (offline di pusat Kemenag)
Pengumuman hasil akhir 15 Juni 2024

Berikut urutan langkah yang harus ditempuh oleh setiap pendaftar:

  1. Mengisi formulir pendaftaran dan mengunggah dokumen pendukung seperti transkrip nilai, surat rekomendasi, dan fotokopi KTP.
  2. Melakukan pembayaran biaya administrasi (jika ada) melalui kanal resmi yang ditentukan.
  3. Mengikuti asesmen akademik yang meliputi tes kemampuan bahasa Inggris, logika, dan pengetahuan umum sesuai jenjang studi.
  4. Jika lolos tahap akademik, peserta akan dijadwalkan untuk mengikuti asesmen psikologi yang meliputi tes kepribadian, minat, dan motivasi belajar.
  5. Setelah kedua asesmen selesai, tim seleksi akan menilai secara menyeluruh dan menyiapkan daftar akhir penerima beasiswa.
  6. Penerima beasiswa akan menerima surat keputusan resmi serta panduan administrasi untuk proses keberangkatan atau enrolmen di institusi pendidikan.

Persyaratan umum meliputi warga negara Indonesia, memiliki prestasi akademik yang baik, dan tidak sedang menerima beasiswa serupa dari lembaga lain. Selain itu, calon penerima harus berkomitmen untuk menyelesaikan studi sesuai dengan program yang disetujui dan kembali mengabdi di bidang keagamaan atau sosial setelah lulus.

Dengan jumlah pendaftar yang mencapai 8.000 orang, proses seleksi diperkirakan akan kompetitif. Kemenag menegaskan bahwa penilaian akan bersifat objektif, mengedepankan transparansi, dan memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh peserta.

Para calon penerima diharapkan mempersiapkan diri secara maksimal, terutama untuk tes akademik dan psikologi, agar dapat meningkatkan peluang lolos dan meraih manfaat dari beasiswa Indonesia Bangkit.