Frankenstein45.Com – 15 Mei 2026 | Rekening dormant adalah istilah yang digunakan perbankan untuk menyebut rekening yang tidak melakukan aktivitas transaksi apa pun selama jangka waktu tertentu, biasanya antara enam hingga dua belas bulan tergantung kebijakan masing‑masing bank.
Meski terdengar sederhana, banyak nasabah yang belum memahami konsekuensi dari status dormant. Beberapa penyebab ketidaktahuan ini antara lain kurangnya edukasi dari pihak bank, anggapan bahwa uang yang tidak bergerak tetap aman, serta minimnya informasi publik tentang batas waktu tidak aktif.
Berikut beberapa dampak yang mungkin timbul apabila rekening masuk dalam status dormant:
- Penangguhan layanan transaksi melalui ATM, internet banking, atau mobile banking.
- Penarikan dana dapat dikenakan prosedur khusus, termasuk biaya administrasi tambahan.
- Jika tidak diaktifkan kembali dalam jangka waktu yang lebih lama, dana dapat diserahkan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atau lembaga penampungan sesuai regulasi.
Untuk menghindari keadaan tersebut, nasabah cukup melakukan satu transaksi minimal dalam periode yang ditetapkan oleh bank. Contoh transaksi yang dapat “menghidupkan” kembali rekening antara lain:
- Penarikan tunai di ATM atau kantor cabang.
- Transfer ke rekening lain.
- Pembayaran tagihan rutin, seperti listrik, air, atau telepon.
- Setor tunai atau setoran lewat mobile banking.
Berikut tabel contoh kebijakan beberapa bank ternama mengenai masa tidak aktif dan prosedur reaktivasi:
| Bank | Masa Tidak Aktif | Prosedur Reactivasi |
|---|---|---|
| Bank A | 12 bulan | Transaksi di ATM atau kunjungan ke cabang dengan KTP |
| Bank B | 6 bulan | Transfer via internet banking atau mengisi formulir di cabang |
| Bank C | 9 bulan | Setoran tunai di loket atau aktivasi lewat call center |
Langkah praktis yang dapat diikuti nasabah untuk memastikan rekening tetap aktif:
- Catat tanggal terakhir transaksi dan atur pengingat di kalender.
- Manfaatkan fitur auto‑debit untuk pembayaran rutin.
- Gunakan aplikasi mobile banking secara berkala, misalnya cek saldo atau transfer kecil.
- Jika tidak berencana menggunakan rekening dalam waktu lama, pertimbangkan menutupnya secara resmi.
Dengan memahami apa itu rekening dormant serta cara mencegahnya, masyarakat dapat melindungi dana mereka dari kendala administratif dan memastikan akses ke layanan perbankan tetap lancar.




