Armada Global Sumud Angkat Jangkar, Kembali Lanjutkan Perjalanan ke Gaza
Armada Global Sumud Angkat Jangkar, Kembali Lanjutkan Perjalanan ke Gaza

Armada Global Sumud Angkat Jangkar, Kembali Lanjutkan Perjalanan ke Gaza

Frankenstein45.Com – 17 Mei 2026 | Setelah dua hari terpaksa menunggu di pelabuhan Antalya, Turki karena angin kencang dan ombak tinggi, seluruh kapal kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) mengangkat jangkar dan melanjutkan pelayaran menuju Gaza pada Minggu pagi.

Tim wartawan Bambang Noroyono dan Thoudy Badai melaporkan bahwa kondisi laut mulai mereda, memungkinkan armada yang terdiri dari enam kapal untuk melintasi Selat Malta dan memasuki perairan Mediterania selatan. Kapal-kapal tersebut diperkirakan akan menempuh jarak sekitar 2.300 mil laut sebelum mencapai zona pantai Gaza.

Rangkaian kapal dalam armada

  • MV “Phoenix” – kapal utama yang membawa bantuan medis dan logistik.
  • MV “Kfar Darom” – mengangkut bahan pangan dan perlengkapan sanitasi.
  • MV “Hope” – menyediakan ruang bagi relawan internasional.
  • MV “Al‑Bayan” – berfungsi sebagai pusat koordinasi komunikasi.
  • MV “Miriam” – membawa perlengkapan pendidikan dan barang kebutuhan sehari‑hari.
  • MV “Samaritan” – menyiapkan fasilitas pertolongan pertama di atas laut.

Juru bicara Global Sumud menegaskan bahwa penundaan tidak mengubah tujuan utama: mengirim bantuan kemanusiaan yang telah lama terhambat oleh blokade darat dan laut yang diterapkan oleh otoritas Israel di sekitar Gaza. “Kami menghormati keputusan otoritas pelabuhan Antalya untuk melindungi keselamatan kru, namun kami siap melanjutkan misi kami sesegera mungkin,” ujarnya.

Sejumlah organisasi internasional, termasuk Perserikatan Bangsa‑Bangsa dan Palang Merah, menyambut baik keberangkatan armada ini, sekaligus mengingatkan pentingnya memastikan keamanan kapal selama menembus zona konflik.

Di sisi lain, perwakilan militer Israel mengingatkan bahwa setiap kapal yang memasuki wilayah laut dekat Gaza akan dikenai pemantauan ketat, dan akan dipaksa menghentikan diri jika dianggap melanggar aturan blokade.

Meski demikian, Global Sumud berencana untuk berkoordinasi dengan otoritas terkait, termasuk otoritas kelautan Turki, Yunani, dan Italia, guna memperoleh izin pelayaran yang sah serta menjamin keselamatan kru dan muatan.

Jika armada berhasil mencapai pelabuhan Gaza, bantuan diharapkan akan langsung didistribusikan kepada warga sipil yang mengalami kelaparan, kekurangan obat, dan kerusakan infrastruktur akibat konflik yang berkepanjangan.