Frankenstein45.Com – 13 Mei 2026 | Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali memuncak setelah gencatan senjata yang hampir hancur, memicu rasa frustasi di Gedung Putih. Menurut laporan CNN, Presiden Donald Trump kini mempertimbangkan untuk mengaktifkan kembali operasi militer yang disebut “Operasi Perang Jilid II” sebagai respons atas kebuntuan dalam negosiasi damai.
Gencatan senjata yang ditandatangani pada awal tahun ini sempat menurunkan intensitas serangan di wilayah Teluk Persia, namun beberapa insiden terbaru—termasuk penembakan kapal tanker dan penangkapan drone—menunjukkan bahwa kedua belah pihak masih berada di tepi konflik terbuka.
- Stagnasi diplomatik: Upaya mediasi yang dipimpin oleh pihak ketiga tidak menghasilkan kesepakatan konkret, menyebabkan kedua negara saling menuduh melanggar perjanjian.
- Tekanan politik dalam negeri: Trump menghadapi kritik keras dari oposisi dan partainya sendiri, yang menilai kebijakan luar negeri sebelumnya terlalu lemah.
- Strategi militer: “Operasi Perang Jilid II” dirancang sebagai kampanye terbatas yang menargetkan infrastruktur militer Iran, termasuk pangkalan udara dan fasilitas peluncuran rudal.
Beberapa analis menilai keputusan Trump bukan semata‑mata soal keamanan nasional, melainkan juga upaya untuk mengalihkan sorotan publik menjelang pemilihan tengah tahun. Dengan menonjolkan ancaman eksternal, Presiden berpotensi memperkuat dukungan basis konservatifnya.
Namun, kebijakan tersebut menimbulkan risiko geopolitik yang signifikan. Respon Iran diperkirakan akan meliputi serangan balasan yang dapat memperluas konflik ke negara‑negara sekutu Amerika di kawasan, seperti Israel dan Arab Saudi. Selain itu, pasar energi global dapat mengalami gejolak akibat ketidakpastian pasokan minyak.
Secara keseluruhan, “Operasi Perang Jilid II” menjadi titik tolak bagi kebijakan luar negeri AS pada masa akhir kepresidenan Trump. Keputusan akhir masih tergantung pada perkembangan diplomatik dalam beberapa minggu ke depan dan tekanan politik domestik yang terus meningkat.




